Militer GAM Dibubarkan
Rabu, 21 Des 2005 17:02 WIB
Banda Aceh - Seiring dengan selesainya proses decommissioning senjata, amunisi, dan alat peledak yang dimiliki GAM, struktur komando militer GAM juga dibubarkan. Selanjutnya, para mantan kombatan GAM akan dilebur ke dalam Komite Peralihan Aceh (KPA). Hal itu ditegaskan Senior Representatif GAM, Irwandi Yusuf dalam jumpa pers kepada sejumlah wartawan di Media Center, Banda Aceh, Rabu (21/12/2005) usai upacara penyerahan senjata yang terakhir."Struktur TNA akan diumumkan untuk dibubarkan. Tanggalnya nanti akan kita pilih, masih dalam pembicaraan. Nanti eks TNA otomatis akan dibawah Komite Peralihan Aceh," kata Irwandi.Lebih lanjut, Irwandi mengungkapkan bahwa GAM tidak akan dilepas begitu saja, seperti anak ayam kehilangan induk. Sebab bagaimanapun juga mereka harus mendapat pekerjaan untuk menghidupi kehidupan mereka. "Tidak balik kanan bubar jalan. Dan untuk mengantisipasi hal-hal yang negatif, perlu kita lindungi dalam sebuah wadah sipil," paparnya.Ditambahkannya, jika memungkinkan maka KPA akan berubah menjadi partai politik lokal.Dalam kesempatan yang sama.Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feth meminta agar GAM membuat pengumuman jika KPA sudah menuju ke arah pergerakan politik. Feith juga menegaskan mulai saat ini, AMM tidak lagi mengenal struktur komando militer GAM.
(jon/)











































