Demo Kematian George Floyd di AS Meluas, Kemlu Minta WNI Patuhi Jam Malam

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 13:50 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Jubir Kemlu Teuku Faizasyah (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Unjuk rasa terkait kasus kematian pria kulit hitam di Amerika Serikat (AS), George Floyd, meluas. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta warga negara Indonesia (WNI) mematuhi protokol keamanan yang ditetapkan otoritas setempat.

"Intinya, perwakilan RI juga mengingatkan terus agar WNI mengindahkan ketentuan dari otoritas setempat, seperti tidak keluar tempat tinggal saat penerapan jam malam," kata juru bicara (jubir) Kemlu, Teuku Faizasyah, kepada detikcom, Minggu (31/5/2020).

Faizasyah sebelumnya mengungkapkan pihak Kemlu telah berkoordinasi dengan KBRI dan KJRI setempat. Menlu Retno LP Marsudi, sebut dia, meminta pihak KBRI dan KJRI memastikan keselamatan para WNI di sana seusai rusuh terkait George Floyd.

"Pemerintah Indonesia melalui perwakilan Indonesia di AS mengikuti dari dekat perkembangan di AS menyusul insiden yang terjadi di Minnesota. Hal ini utamanya dikaitkan dengan upaya perlindungan WNI," sebut Faizasyah.

"Menlu RI telah menginstruksikan kepala perwakilan RI di AS, baik KBRI dan KJRI untuk terus memastikan keamanan dan keselamatan WNI kita di AS. Untuk itu, perwakilan Indonesia di AS telah mengeluarkan peringatan dan imbauan kepada WNI di sana dan juga menghubungi simpul-simpul masyarakat dari waktu ke waktu," imbuhnya.

Tonton juga 'Duka akan Kematian George Floyd Bukan Lewat Kerusuhan':

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2