Cerita Bang Malvin Ketagihan Antar Orderan Pakai GrabWheels

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 11:40 WIB
Grab
Foto: Grab
Jakarta -

Berawal dari coba-coba, kini Malvin Juan Metekohy menjadikan ojek online sebagai profesi utama selama masa pandemi ini. Bahkan kini ia ketagihan ambil pesanan untuk diantar ke customer menggunakan GrabWheels. Ia mengaku senang bertemu orang-orang baru dengan latar belakang yang berbeda.

"Awalnya aku daftar buat mengisi waktu aja pas senggang, karena pekerjaan utama di bidang event waktunya fleksibel. Dari seminggu dua kali, jadi ketagihan ambil pesanan. Aku merasa nyaman selalu ketemu orang baru berbeda latar belakang, datang ke resto dan kenal orang di resto, ini pekerjaan melayani yang menyenangkan. Siapa sangka, yang awalnya buat fun, kemudian justru jadi penopang. Sekarang ini jadi pekerjaan utama, karena event berhenti total," ucap Bang Malvin, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (31/5/2020).

Ia yang hobi bersepeda itu juga sangat antusias mengantarkan pesanan GrabFood menggunakan GrabWheels. Menurutnya, menggunakan GrabWheels sangat menguntungkan karena tak perlu biaya bensin dan pajak kendaraan tahunan, biaya perawatan pun tak begitu mahal.

"GrabWheels mirip sama sepeda biasa. Nggak perlu bensin. Biaya sewa wajar. Nggak perlu bayar service bulanan dan pajak kendaraan tahunan," kata pria kelahiran Ambon ini.

Selama bekerja mengantarkan makanan, ia kerap mendapatkan pengalaman yang berkesan. Lantaran order GrabWheels hanya bisa selama radiusnya dekat, ia sering mendapatkan pelanggan yang sama beberapa kali. Ia juga sering mendapatkan pelanggan yang baik bahkan sampai bisa berteman di media sosial.

"Ada pengalaman berkesan. GrabWheels kan radiusnya dekat, jadi aku bisa nganter ke orang yang sama beberapa kali, mereka senang dan mereka bikin story di IG-nya. Pernah aku antar pas hujan, makanan agak basah, tapi customer kasih feedback bagus. Aku di-tag di IG, dan jadi berteman di social media. Itu semua customer yang mulai. Di suasana sulit, aku malah bertambah teman," ungkapnya senang.

Ia merasa bersyukur selama melakoni pekerjaan ini, pendapatannya terbilang aman. Masih tetap ada pesanan yang masuk meski intensitasnya tak sebanyak dahulu sebelum pandemi ini menyerang. Ia mengimbau kepada rekan-rekan seprofesinya untuk tetap menjaga kesehatan dan pantang menyerah meski kondisi semakin susah.

"Aku bersyukur pendapatan masih aman. Selalu ada pesanan walau nggak seperti dulu, karena area mengantarnya di kawasan bisnis. Aku merekomendasi pekerjaan ini ke teman-teman yang niat mau memaksimalkan penghasilannya. Yang penting jaga kesehatan dan kebersihan, hasil yang maksimal pasti didapat. Situasi boleh berubah, tapi kita nggak menyerah," tandasnya.

(akn/ega)