Round-Up

Poin-poin Penjelasan Terbaru Mendagri soal Protokol New Normal ASN-Ojol

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 23:03 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi pandemi virus Corona. (Edi Wahyono-detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan pedoman tatanan normal baru atau new normal. Protokol itu mengatur kegiatan aparatur sipil negara (ASN), pusat keramaian hingga ojek online agar dapat kembali produktif namun tetap aman dari Corona (COVID-19).

Pedoman tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) nomor 440-830 tahun 2020 yang diteken Tito pada 27 Mei 2020. Tito mengatakan pedoman ini disusun untuk menetapkan tatakelola keseharian baru serta meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari COVID-19.

"Pedoman tatanan normal baru produktif dan aman Corona Virus Disease 2019 bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah disusun secara umum untuk memberikan pedoman dalam menetapkan tatakelola kehidupan baru dalam keseharian guna meningkatkan peran dan kewaspadaan untuk mengantisipasi penularan COVID-19 di lingkungan kerja, serta memberikan perlindungan seoptimal mungkin bagi kesehatan Aparatur Sipil Negara ," kata Tito dalam isi Kepmendagri seperti dilihat detikcom, pada Sabtu (30/5/2020).

Dalam Kepmen, Tito menuturkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah dinilai telah mampu menekan laju infeksi Corona di Indonesia. Namun, kehadiran virus Corona telah berdampak pada berbagai aspek kehidupan dan merubah tatanan hidup di masyarakat sehingga perlu adanya kenormalan baru dalam kegiatan keseharian masyarakat.

"Pandemi COVID-19 yang telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia. Pandemi ini telah mengubah cara hidup manusia dari sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban," tuturnya.

"Kondisi ini memunculkan istilah kondisi normal baru yang baru di mana masyarakat pada akhirnya harus hidup berdampingan dengan ancaman virus Corona, sebagai upaya mengembalikan aktivitas kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintah pada kondisi sebelum terjadinya COVID-19, yang disebut dengan masyarakat produktif dan aman COVID-19," sambungnya.

Selain memuat protokol kegiatan ASN dan Pemda, Kepmen memuat protokol kegiatan di tempat umum. Protokol kegiatan umum itu meliputi protokol layanan kesehatan, Protokol kegiatan di luar rumah, protokol di tempat bekerja, protokol layanan pendidikan dan sekolah pada masa transisi hingga diterapkannya protokol normal baru.

Kemudian protokol perjalanan dinas/bisnis, protokol penyelenggaraan acara (pernikahan, ibadah, konser, acara olahraga), protokol pusat keramaian (pasar, mal, pertokoan), dan protokol transportasi publik.

Berikut poin-poin penjelasan terbaru Mendagri soal protokol new normal ANS hingga Ojol:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3