Pemerintah Pantau 47.714 ODP dan Awasi 12.832 PDP di RI Per 30 Mei

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 15:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Wabah Virus Corona, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona Achmad Yurianto (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah mengumumkan data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona di Indonesia. Hari ini ada 12.832 PDP yang diawasi dan 47.714 ODP yang dipantau.

Data ini disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube BNPB. Yuri menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per hari ini, Sabtu (20/5/2020), pukul 12.00 WIB.

Yuri juga memaparkan soal kasus positif Corona per hari ini yang sudah mencapai 25.773 orang. Sementara itu, kasus sembuh menjadi 7.015 dan kasus meninggal 1.573.

"Ada 10 provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif. Namun, kalau kita lihat lebih detail lagi, ada 10 provinsi yang hari ini yang tidak ditemukan kasus positif. Namun, kalau kita lihat ada lima provinsi yang masih memiliki angka kasus positif yang cukup tinggi ditemukan hari ini, di antaranya Jawa Timur. Kalau kita bandingkan dengan data kemarin, ada cenderung naik," kata Yuri.

"Kemudian DKI, meskipun tinggi dibandingkan dengan data kemarin, cenderung turun. Namun khusus DKI ini tidak seluruhnya berasal dari wilayah administrasi DKI, karena kita tahu bersama sebagian besar saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri dan kembali ke Tanah Air, masuknya adalah lewat DKI Jakarta," sambungnya.

Yuri menambahkan, wilayah Sulawesi Selatan dan Kalteng juga masih ada kenaikan kasus positif. "Jawa Barat, meskipun angkanya masih tinggi, tetapi dibandingkan hari kemarin, angkanya cenderung turun," jelasnya.

Data kasus virus Corona ini diperbarui setiap hari. Warga juga dapat mengakses situs covid19.go.id untuk melihat perkembangan kasus virus Corona.

(hri/hri)