Komite Penyelamat TVRI Sesalkan Seleksi Dirut: Mestinya Rekam Jejak Bersih

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 08:57 WIB
Gedung TVRI (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Gedung TVRI (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Penetapan Iman Brotoseno (Iman Br) menjadi Direktur Utama (Dirut) TVRI) disesalkan oleh Komite Penyelamat TVRI. Seleksi Dirut TVRI seharusnya menghasilkan rekam jejak yang bersih.

"Yang kami sesalkan adalah proses seleksi, uji kepatutan dan kelayakan mestinya dijadikan instrumen yang bisa menghasilkan rekam jejak yang bersih bagi seorang kandidat pejabat publik. Ini ada sesuatu yang anomali," kata Ketua Komite Penyelamat TVRI, Agil Samal kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Agil mengatakan citra TVRI tercoreng dengan proses seleksi Dirut yang tak tepat. Dia menyoroti kinerja Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.

"Jika sudah seperti ini kan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik tercoreng secara moral dan etik, akibat ulah penyelenggara seleksi, khususnya Dewan Pengawas," ujar Agil.

Kinerja Dewas TVRI pun menurut Agil patut dikoreksi. Bila ditemukan pelanggaran hukum, maka dampaknya Dewas TVRI bisa diberhentikan.

"Kami minta semua pemangku kepentingan TVRI untuk bisa segera mengambil langkah strategis untuk meminta Dewas melakukan pertanggungjawaban, atau bahkan dilakukan kembali audit kinerja seleksi oleh lembaga yang berwenang. Jika ditemukan kecacatan hukum, maka barang ini tidak laku dan tidak sah. Dan sebagai konsekuensinya berhentikan Dewan Pengawas yang telah lakukan destruktif masif dalam lingkungan TVRI," imbuh Agil.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2