Polisi Buru Penjual Semangka Penikam Suami yang Istrinya Diajak Kawin Lari

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 17:37 WIB
Konpers Mapolres Gowa, Sulsel
Foto: Konpers Mapolres Gowa, Sulsel (Hermawan-detikcom)
Gowa -

Polres Gowa, Sulawesi Selatan, masih mengejar FT, seorang penjual semangka yang menikam Said serta 2 orang keponakan Said, hingga salah seorang di antaranya meninggal di RS. FT disebut polisi melakukan kawin lari dengan Mariati alias istri Said.

"Untuk pelaku FT saat ini masih dilakukan pengejaran," ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan kepada Wartawan di Polres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Gowa, Jumat (29/5/2020).

FT sebelumnya membawa lari istri Said yang bernama Mariati pada Selasa (5/5). FT serta Mariati disebut telah melakukan kawin lari.

Setelah 23 hari berlalu atau tepat pada Kamis (28/5), Said dan 2 orang keponakannya yang bernama Wiwin dan Fadel secara tak sengaja melihat Mariati di kios milik FT, di depan SPBU Tanetea, Kecamatan Bajeng, Gowa.

"Istri Said diduga kawin lari dengan pelaku. Kemudian pada saat situasi Idul Fitri seperti saat ini, Said bersama keponakan melakukan kunjungan kepada keluarga di Kecamatan Pallangga," ujar Tambunan.

"Saat melintas, Said menemukan sang istri bersama terduga pelaku di sebuah kios milik pelaku yang tempat menjual semangka," imbuhnya.

Namun saat Said hendak mendekati Mariati, sang istri justru menjauh dan berlari ke arah FT. Saat itulah FT gelap mata menikam Said. Sementara dua keponakan korban, Wiwin dan Fadel turut menjadi korban saat mencoba menolong pamannya.

"Saat Said terjatuh, keponakan korban yang bernama Wiwin ingin membantu tetapi pelaku juga melakukan penikaman. Lalu datang lagi satu orang keponakan Said, Fadel dan ikut kena tikaman," katanya.

Ketiga korban sempat ditolong dan dilarikan ke Puskesmas Bajeng. Namun korban Wiwin tewas saat dirawat.

"Korban Wiwin meninggal dunia di rumah sakit. Sementara 2 korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Gowa," terang Tambunan.

(idn/idn)