Ombudsman Terima Laporan Ada Spesimen Pasien Corona di Medan Hilang

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 15:44 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Medan -

Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengatakan pihaknya menerima laporan soal hilangnya spesimen swab salah satu pasien terkait Corona di Medan. Sampel yang hilang tersebut milik pasien anak berusia 12 tahun.

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengatakan sampel tersebut milik pasien yang dirawat di RS Pirngadi, Medan. Dia mengatakan pihaknya awalnya mendapat laporan soal hasil uji swab yang tak kunjung diterima oleh pasien.

"Kita menerima laporan bahwa ada hasil tes swab itu, anak itu dirawat sejak 4 (Mei), tanggal 6 (Mei) diambil spesimen swab-nya. Lalu, setelah diambil, hasil swab pertama keluar. Hasilnya sekitar 13 atau 15 itu. Kemudian tes swab kedua diambil spesimennya pada 8 Mei. Sampai laporan disampaikan ke kita tanggal 25 (Mei) itu belum ada hasilnya. Artinya, ada sekitar 17 hari, ini menjadi pertanyaan," ucap Abyadi, Jumat (29/5/2020).

Setelah menerima laporan, dia mengatakan pihaknya menanyakan kepada pihak terkait soal uji swab anak tersebut. Menurut Abyadi, harusnya uji swab di Sumut bisa berlangsung cepat karena sudah memiliki laboratorium sendiri di RS USU.

"Kenapa begitu lama, padahal kita di Sumatera Utara sudah punya alat PCR, kemudian kita juga sudah punya regensia. Menurut keterangan pihak lab waktu kita berkunjung ke sana itu kapasitasnya bisa 150-200 spesimen per hari. Dia bisa memeriksa 200 spesimen sehari dan besoknya bisa siap hasilnya. Kenapa begitu lama sampai 17 hari? Pasien kasihan, seorang anak," ucapnya.

Dia kemudian menanyakan hal tersebut ke RS USU. Menurutnya, pihak laboratorium meminta bantuan agar dirinya menyampaikan supaya RS Pirngadi berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait sampel tersebut.

"Itu membuat saya curiga. Saya berkoordinasi dengan pihak Pirngadi," tuturnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2