Fujiyanti Dianiaya Majikan di Saudi, BP2MI: Tak Ada Ampun Bagi Calo Penyalur

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 12:01 WIB
Pekerja Migran Sukabumi
Foto: Rahmat Ramdani memperlihatkan foto wajah istrinya, Fujiyanti. (Syahdan Alamsyah-detikcom)
Jakarta -

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melaporkan calo yang memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Fujiyanti (26) ke Polres Sukabumi karena memberangkatkan TKI tersebut secara illegal. Fujiyanti diduga mendapatkan kekerasan fisik dari majikannya di Tabuk, Arab Saudi.

"Saya selalu sampaikan bahwa PMI adalah warga negara VVIP (very very important person) dan tidak ada ampun bagi para sindikat atau calo yang selama ini membebani PMI. Komitmen ini hendaknya dipahami dan diterjemahkan dalam kebijakan dan tindakan di setiap UPT BP2MI," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/5/2020).

Benny mengatakan pelaporan calo itu agar dapat diketahui jaringan dan modus yang dilakukan calo atau yang biasa disebut sponsor dalam memberangkatkan calon TKI ke luar negeri. Dengan begitu dia berharap nantinya pengiriman pekerja migran secara ilegal dapat dicegah.

"Agar dapat diketahui jaringan, modus dan jalur-jalur yang digunakan oleh calo tersebut dalam memberangkatkan calon PMI. Sehingga praktik-praktik penempatan calon PMI secara ilegal seperti ini dapat dicegah," jelas Benny.

UPT-BP2MI Bandung melalui P4TKI Sukabumi melakukan pendampingan kepada keluarga PMI yakni suami PMI, Rahmat Ramdani untuk melaporkan permasalahan istrinya ke kepolisian setempat. Diketahui awalnya Fujiyanti mengabarkan kondisinya melalui percakapan pesan kepada salah seorang aktivis PMI di Arab Saudi.

P4TKI Sukabumi langsung melakukan penelusuran ke alamat rumah keluarga PMI di Kampung Cibeureum Tengah, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi dan bertemu dengan pengurus Desa dan Ketua RT setempat. Tetapi suami PMI tidak berada di tempat karena sedang keluar bekerja, namun dapat dihubungi via telepon.

Selanjutnya pada Selasa (26/5), suami Fujiyanti mendatangi kantor P4TKI Sukabumi untuk mengadukan permasalahan istrinya. Diketahui bahwa PMI Fujiyanti diberangkatkan secara ilegal ke Arab Saudi oleh pihak calo bernama Neneng Nurlita, melalui embarkasi Surabaya.

Suaminya sendiri tidak mengetahui keberangkatan tersebut, hingga istrinya sudah tiba di Arab Saudi pada Desember 2019 lalu. Setelah adanya kejadian ini, calo tersebut menyatakan sanggup untuk memulangkan PMI Fujiyanti ke Tanah Air, sehingga suaminya tidak mengadu ke kepolisian setempat. Namun hingga saat ini, istrinya belum juga dipulangkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2