FBR dan Santri Tolak Diambil Sidik Jari

FBR dan Santri Tolak Diambil Sidik Jari

- detikNews
Rabu, 21 Des 2005 12:10 WIB
Jakarta - Meski Kapolri Jenderal Pol Sutanto sudah menegaskan tidak akan ada pengambilan sidik jari, namun Forum Betawi Rempug (FBR) dan Gerakan Santri Indonesia ternyata masih mengkhawatirkannya.Kedua ormas ini menyatakan menolak rencana pemerintah mengambil sidik jari santri di pondok-pondok pesantren sebagai salah satu langkah menangani terorisme.Pernyataan tersebut disampaikan 100-an orang FBR dan Gerakan Santri Indonesia dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/12/2005).Meski diguyur hujan deras dan angin kencang, aksi massa kedua ormas yang keseluruhannya menggunakan pakaian serba hitam ini tetap saja berlangsung."Kami menolak adanya intervensi pemerintah dengan pengambilan sidik jari santri dan alumni pondok pesantren," seru koordinator aksi, Fadloli El Muhir dalam orasinya.Fadloli juga menyampaikan penolakan keterlibatan pemerintah terhadap pelacakan kurikulum pondok pesantren."Kami menuntut pembersihan nama baik pondok pesantren dari tuduhan sarang terorisme," cetus Fadloli.Tuduhan ini, menurut Fadloli sangat berlebihan dan dapat menimbulkan pelecehan dan penghinaan dalam memperjuangkan kemerdekaan."Pemerintah diminta tidak menaruh curiga kepada kami," tambah dia.Massa berangkat dari kantor pusat FBR di sekitar Kwitang dan langsung menuju lokasi demo di Istana Wapres dengan menggunakan metromini. Keberangkatan mereka menuju lokasi sempat membuat macet di seputar Tugu Tani.Demonstrasi ini berlangsung sejak pukul 11.10 WIB. Jalan di depan Istana Wapres pun ditutup dengan alasan keamanan.Spanduk putih bertuliskan "Jusuf Kalla!!! Atas nama santri dan umat Islam siap mati sahid untuk melawan kebiadaban ente kepada para santri dan umat Islam" dibentangkan.Namun tidak ada perwakilan Istana Wapres yang menemui massa dikarenakan kepergian Wapres Jusuf Kalla ke Papua hari ini untuk memimpin pemakaman Plt Gubernur Papua JP Solossa.Aksi FBR dan Gerakan Santri Indonesia kemudian berlanjut ke Gedung DPRD DKI Jakarta di jalan yang sama. Hingga pukul 12.15 WIB, aksi masih berlangsung. (wiq/)


Berita Terkait