Petani di Klungkung Bali Keluhkan Tambak Garam Rusak Akibat Diterjang Ombak

Angga Riza - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 16:43 WIB
Tambak Garam di Klungkung Bali Rusak Diterjang Ombak
Foto: Istimewa
Klungkung -

Ombak tinggi terjadi lagi di kawasan pesisir Klungkung, Bali. Akibat ombak besar ini sejumlah tambak garam milik petani di Karang Dadi, Kusumba, Klungkung hancur.

Menurut salah satu petani garam, I Ketut Kaping (50), dia tidak bisa memproduksi garam akibat hal tersebut.

"Semua peralatan dan tempat penggaraman rusak dihantam ombak, saya tidak bisa bekerja lahan pun tergerus ombak," ujar petani garam Kaping, Kamis (28/5/2020).

Kaping mengaku sudah berpindah tempat sebanyak 3 kali untuk memproduksi garam karena setiap tahunnya selalu terkena abrasi.

"Sudah tiga kali saya pindah lahan penggaraman. Semakin tergerus saja tiap tahun," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau langsung kondisi di kawasan pesisir Klungkung yang terkena dampak ombak tinggi. Pihaknya langsung berikan semangat untuk membuat bahan dasar garam, serta menyampaikan akan memberikan dukungan materiil untuk memperbaiki tempat penggaraman yang rusak.

"Tetap semangat kejadian ini tidak bisa kita duga, semoga situasi mulai normal dan bisa bekerja menghasilkan gar untuk dijadikan garam beryodium," ucap Bupati Suwirta secara terpisah.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk penanggulangan pengaman pantai di sepanjang lahan proses pembuatan garam. Lebih lanjut Bupati Suwirta juga mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir pantai agar tetap berhati-hati dalam kondisi cuaca tidak menentu ini.

Tambak Garam di Klungkung Bali Rusak Diterjang OmbakTambak Garam di Klungkung Bali Rusak Diterjang Ombak (Foto: istimewa)
(aud/aud)