124 Pekerja Freeport di Papua Positif Corona, 2 Orang Meninggal

Saiman - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 12:35 WIB
Tambang Freeport di Papua
Ilustrasi Tambang Freeport di Tembagapura (Angga Aliya ZRF/detikcom)
Timika -

Sebanyak 124 pekerja PT Freeport Indonesia di Papua dilaporkan terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19) hingga 26 Mei ini, dengan dua di antaranya meninggal dunia. Kemudian 1 orang istri pekerja Freeport juga diketahui positif Corona.

Juru bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, mengkonfirmasi hal tersebut. Menurut dia, satu orang pekerja Freeport yang positif Corona meninggal pada bulan Maret lalu, dan satunya lagi pada April.

Saat ini pasien terkonfirmasi COVID-19 pekerja Freeport itu sedang menjalani karantina dan perawatan di Rumah Sakit Milik Freeport Indonesia yang berada di Tembagapura.

"Kalau pasien di Mimika dirawat di beberapa rumah sakit di Timika, khusus pekerja Freeport mereka rawat sendiri karena mereka punya Rumah Sakit sendiri di Tembagapura," kata Reynold, Kamis (28/5/2020).

Soal jumlah yang positif Corona juga dibenarkan oleh Manager External Affair PT Freeport Indonesia Kerry Yarangga. Dia juga menyebut, sudah 61 dari 125 pekerja Freeport yang positif Corona dinyatakan sembuh.

"Jadi terakhir per 26 Mei 2020 ada sebanyak 125, dari 125 kasus ada 61 orang dinyatakan sembuh, dan dari 125 ada satu kasus saat awal-awal yang merupakan ibu rumah tangga dari istri karyawan, selebihnya adalah karyawan PT Freeport dan Kontraktor," ucap Kerry, terpisah.

Kerry menambahkan, pihak manajemen Freeport terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Corona dengan menerapkan social distancing, mengurangi jam kerja kepada pekerja dengan memberlakukan sif kerja. Selain itu manajemen Freeport melakukan protokol-protokol kesehatan lainnya seperti menyediakan tempat suci tangan di beberapa sudut di Tembagapura, Mimika, Papua.

Dari 125 orang yang positif Corona, mayoritas merupakan pekerja tambang. Tingginya kasus positif Corona di area Freeport disebabkan karena faktor geografis di mana Tembagapura terletak di ketinggian 1,900 MDPL, serta faktor cuaca dengan seringnya curah hujan. Akibatnya, sinar matahari di Tembagapura kurang.

Tonton juga video 'Terapkan New Normal, Freeport Perbarui Protokol Kerja':

(elz/elz)