Kasus Baru Corona di DKI Naik Lagi, PKS: Harus Jadi Perhatian Khusus Pemprov

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 08:38 WIB
H-2 Lebaran, sejumlah perkantoran di Jakarta mulai beraktivitas seperti biasanya. Begini kondisinya.
Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

PKS menyoroti adanya kenaikan kasus baru Corona di DKI Jakarta setelah angkanya sempat menunjukkan penurunan. PKS meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi perhatian khusus terhadap kondisi tersebut.

"Jadi memang, kita melihat masalah perkembangan kasus itu. Kalau Corona menurun alhamdulillah, kalau masih terus meningkat, setelah Idul Fitri banyak (pemudik) kembali, kasus meningkat lagi, ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemprov," ucap Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, saat dihubungi, Rabu (27/5/2020).

Menurut Yani, seperti yang sering dikatakan Anies, ada kemungkinan Jakarta akan melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) setelah PSBB fase II selesai pada 4 Juni 2020. Maka, harus ada beberapa kebijakan agar pelonggaran itu bisa dilaksanakan.

"Dalam artian, bagaimana jaga masalah pelonggaran ini, mungkin protokol diperhatikan, sebab jika tidak nanti akan terjadi gelombang lagi, korban meningkat," kata Yani.

"Masalah korban terus meningkat, konsekuensi harus lebih memperhatikan perhitungannya tentang pelonggaran PSBB," sambung Yani.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendata penambahan kasus positif harian. Sempat turun selama tiga hari, kini kasus harian di Jakarta kembali meningkat dengan 137 kasus baru.

Dilihat dari situs informasi resmi milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, total kasus positif Corona di DKI Jakarta sebanyak 6.826. Data tersebut merupakan data per Rabu (27/5) pukul 09.00 WIB.

Pada Selasa (26/5), kasus positif di Jakarta sebanyak 6.689 kasus, sehingga terjadi kenaikan atau ada kasus baru sebanyak 137.

Tonton video 'Angka Tingkat Penularan Corona DKI Dinyatakan Menurun, Ini Kurvanya':

(aik/knv)