Round-Up

Heboh Ambulans Angkut Pasien Corona Hampir Jadi Sasaran Amuk Warga

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 07:42 WIB
Ambulans pengantar pasien positif Corona di Ambon yang semnpat tersesat ke permukiman warga (Muslimin Abbas-detikcom).
Ambulans pengantar pasien positif Corona di Ambon yang semnpat tersesat ke permukiman warga. (Muslimin Abbas/detikcom)
Ambon -

Sebuah mobil ambulans hampir jadi sasaran amukan warga di Ambon. Pangkal masalahnya adalah ambulans yang mengangkut pasien Corona (COVID-19) tersebut tersasar ke permukiman warga.

Warga tidak terima dan mengamuk. Namun, ambulans tersebut tidak dalam kondisi sengaja hingga akhirnya nyasar ke permukiman warga.

"Kita kegiatan di (kantor) desa. Sementara rapat, ambulansnya lewat, kacanya terbuka, dan kita lihat di dalam ada petugas berpakaian APD. Kita telusuri, ikut, padahal mereka masuk dalam (permukiman)," ujar salah seorang warga Desa Rumah Tiga, Viktor Pattikawa, di Ambon, Rabu (27/5/2020).

Ambulans tersebut milik RSUD dr M Haulussy, Ambon. Ambulans tengah mengevakuasi pasien positif Corona menuju RSUP dr J Leimena.

Ambulans nyasar ke permukiman warga karena sopir tidak hafal jalan sehingga tersesat di permukiman warga di Desa Rumah Tiga.

"Mobilnya itu lewat jalan masyarakat ke daerah Rumah Tiga Pantai. Mereka lewat situ, tidak tahu jalan," kata Viktor.

Warga marah karena, saat ambulans melintas, ada anak-anak yang bermain di jalan. Desa Rumah Tiga memang berada di sekitar RSUP dr J Leimena. Namun amuk massa tidak terjadi. Warga kemudian mengantarkan ambulans tersebut ke RSUP dr J Leimana.

"Yang jadi masalah itu, tadi ada warga yang ngamuk-ngamuk hampir maki-maki karena (mobil ambulans) lewat depan rumah warga yang anaknya lagi main. Lalu dia ngamuk-ngamuk. Yang jelas, masyarakat ngamuk tadi, marah-marah karena tidak ada koordinasi," ucapnya.

Sebelum rumah sakit itu beroperasi untuk menangani pasien positif Corona, warga Desa Rumah Tiga memang tengah melakukan rapat membahas ambulans yang hendak menuju RSUP dr J Leimana. Warga tidak mempermasalahkan ambulans pengantar pasien COVID-19 melintasi wilayahnya dengan catatan ada jalur khusus yang disediakan.

Tonton juga video 'Pasutri Tolak Bupati Madiun Evakuasi Anaknya yang Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/eva)