Pakar Epidemiologi: Kebijakan New Normal Sudah Seharusnya Mulai Disusun

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 07:19 WIB
Indonesia belum lama ini laporkan kasus pertama 2 WNI positif virus corona. Sebagai langkah pencegahan, warga di Jakarta pun kenakan masker saat beraktivitas.
Foto ilustrasi warga memakai masker, salah satu pencegahan Corona. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Laura juga menyebut penerapan new normal tidak dapat dilakukan secara langsung. Melainkan perlu dilakukan secara berangsur dan dilakukan pengawasan.

"Penerapannya memang harus berangsur-angsur tidak bisa 100 persen kemudian beraktivitas, seperti itu tidak bisa. Jadi harus hati-hati, di kontrol, di-monitoring, ketika nanti dibebaskan suatu aktivitas tertentu kemudian dilihat apakah ada penambahan kasus atau tidak," tuturnya.

"Soal ini kan belum ada obat atau vaksin, jadi dengan kembali beraktivitas di luar rumah, itu kan juga akan memicu munculnya penyebaran baru," sambungnya.

Karena itu, Laura menyebut, dengan diterapkannya new normal, diharapkan tidak lagi ada penambahan kasus baru.

"Jadi harapannya dengan adanya tatanan baru atau kehidupan new normal, itu tidak menimbulkan suatu kasus baru atau kelonjakan kasus kembali. Karena memang kan virusnya belum bersih 100 persen," kata Laura.

Halaman

(dwia/fjp)