Jokowi Ingin Produktif tapi Aman, Pakar: Kalau Warga Diedukasi, Pasti Bisa

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 06:52 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat produktif tapi tetap aman dari virus Corona (COVID-19). Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menilai hal ini bisa dilakukan bila masyarakat bertanggung jawab.

"Kalau ada penjelasannya, masyarakat diedukasi saya kira bisa (dilakukan). Karena sekarang kita harus percaya sama masyarakat bahwa masyarakat itu sebenarnya bisa diajak untuk mempunyai perilaku yang bertanggung jawab," ujar epidemiolog FKM UI Pandu Riono saat dihubungi, Selasa (26/5/2020).


Pandu mengatakan, bila tanggung jawab diserahkan kepada masyarakat, masyarakat yang tidak patuh akan menerima sanksi sendiri. Menurutnya, hal ini dapat membuat masyarakat lebih sadar.

"Selama ini kan PSBB selalu berpusat dari pemerintah, jadi kalau ada apa-apa disalahinnya pemerintah. Kalau sekarang, kalau diserahin ke masyarakat disalahinnya masyarakat, kenapa masyarakat tidak patuh dan sebagainya," kata Pandu.

"Demikian masyarakat jadi sadar, oh iya ini untuk kepentingan kita juga. Jadi mereka bisa akan saling mengingatkan," sambungnya.

Tidak hanya itu, Pandu juga menilai tidak perlu adanya sanksi atau hukuman dari pemerintah. Cukup dilakukan edukasi dan peringatan.

"Tidak usah dihukumlah, diedukasi aja, yang bandel-bandel mungkin dikasih peringatan sedikit. Sanksinya biarin aja kena virus sendiri, jadikan diisolasi. Jadi kalau dites positif kan kamu akan diisolasi, selama dua minggu kamu akan ditaro di wisma atlet nggak bisa ke mana-mana," tuturnya.


Diketahui, Jokowi meminta masyarakat tetap produktif. Meski begitu, ia mengingatkan agar produktivitas dibarengi dengan berbagai upaya protokol kesehatan agar tetap aman dari virus Corona.

"Kita ingin TNI/Polri ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB," ujar Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meninjau protokol kesehatan di Summarecon Mall Bekasi untuk menuju new normal, Selasa (26/5/2020). Jokowi menegaskan agar produktivitas harus terus diperhatikan.

"Kita ingin tetap produktif, tapi aman COVID. Produktif dan aman COVID, ini yang kita inginkan," jelas Jokowi.

(dwia/idn)