Round-Up

Pendisiplinan oleh Aparat Dimulai agar Kurva Corona Melandai

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 20:34 WIB
Presiden Joko Widodo hari mengunjungi mal yang berada di Bekasi. Kedatangannya itu untuk meninjau kesiapan Bekasi menjalankan skema new normal.
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan TNI dan Polri mendisiplinkan secara masif masyarakat pada masa pandemi virus Corona (COVID19). Jokowi berharap pendisiplinan itu dapat menekan kurva Corona menurun.

"Memastikan mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri pasukan untuk berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," kata Jokowi di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).

Pendisiplinan secara masif ini akan digelar di empat provinsi serta 25 kabupaten/kota. Keempat provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Bekasi Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Jokowi berharap kurva penyebaran Corona bisa ditekan dengan kebijakan ini.

"Akan digelar di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota mulai hari ini, sehingga kita harapkan kedisiplinan kuat dari masyarakat akan semakin terjaga," kata Jokowi.

"Dan kita harapkan nantinya dengan dimulainya TNI dan Polri ikut secara masif mendisiplinkan, menyadarkan, mengingatkan masyarakat. Kita harapkan kurva dari penyebaran COVID ini akan semakin menurun," tutur Jokowi.

Jokowi yakin, dengan pendisiplinan itu, kurva kasus virus Corona di Indonesia akan semakin turun.

"Kita harapkan nantinya, dengan dimulainya TNI dan Polri ikut secara masif mendisiplinkan masyarakat ini, menyadarkan masyarakat, mengingatkan masyarakat, kita harapkan kurva dari penyebaran COVID-19 ini akan semakin turun," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan saat ini skala R0 atau nomor reproduksi dasar virus Corona di beberapa provinsi sudah di bawah 1. Dia berharap nantinya pendisiplinan terhadap masyarakat dapat terus membuat R0 semakin turun.

"Kita melihat R0 dari beberapa provinsi sudah di bawah 1 dan kita harapkan akan semakin hari semakin turun dengan digelarnya pasukan TNI dan Polri di lapangan secara masif," ujarnya.

(aan/zlf)