Alasan Corona, Perekam Video Said Didu soal Luhut Mangkir Panggilan Polisi

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 16:51 WIB
Muhamad Said Didu
Foto: Said Didu. (Ari Saputra/detikcom).
Jakarta -

Polisi telah memanggil perekam pernyataan mantan sekretaris BUMN Said Didu yang berujung laporan ke polisi. Perekam yang berinisial HA itu mangkir pada panggilan pertama.

"Bahwa HA tidak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagai saksi pada Selasa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers virtual, Selasa (26/5/2020).

Pemeriksaan terhadap HA dijadwalkan pada 19 Mei 2020 lalu. Dia tak hadir dengan alasan situasi pandemi virus Corona (COVID-19).

"Melalui kuasa hukumnya, HA beralasan tidak hadir dikarenakan situasi pendemi COVID-19," ujar Ahmad.

Diberitakan sebelumnya, polisi memeriksa HA terkait laporan pencemaran nama baik Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. HA merupakan orang yang merekam pernyataan Said Didu yang jadi terlapor dalam kasus ini.

"Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi Harisuberno Arif (HA). HA berperan sebagai pewawancara dan yang merekam wawancara bersama SD," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers yang ditayangkan akun YouTube Tribrata TV, Senin (18/5/2020).

Seperti diketahui, Said Didu dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh penasehat hukum Luhut Binsar Pandjaitan, Arief Pratamijaya. Pelaporan ini didasari unggahan video akun YouTube Said Didu berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, UANG,' yang berdurasi 22,44 menit. Pernyataan Said Didu dalam video tersebut disiarkan berulang-ulang dan beredar di media sosial.

Said Didu sempat mangkir dari panggilan dengan alasan mematuhi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) karena virus Corona. Namun akhirnya Said Didu memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa.

Simak video Said Didu Penuhi Panggilan Polisi, Sebelumnya Beralasan PSBB:

(abw/elz)