Komisi X Minta Ada Simulasi Protokol Kesehatan Sebelum Sekolah Dibuka

Rahel Narda C - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 16:27 WIB
Jubir DPP PKB Syaiful Huda.
Ketua Komisi X Syaiful Huda (Foto: Dok. PKB)
Jakarta -

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta pemerintah benar-benar mempertimbangkan rencana pembukaan sekolah-sekolah di tahun ajaran baru. Huda menyarankan pemerintah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan sebelum sekolah dibuka guna meminimalisir potensi penularan virus Corona (COVID-19) terhadap siswa.

"Kami meminta wacana pembukaan sekolah perlu pertimbangan matang. Mulai dari posisi sekolah di zona COVID seperti apa, protokol kesehatannya bagaimana, hingga sosialisasi dan evaluasi pelaksanaannya di lapangan harus jelas," kata Huda melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Menurut Huda, kurva kasus COVID-19 di beberapa daerah masih mengalami peningkatan. Dia khawatir pembukaan sekolah di masa pandemi akan memperbesar potensi penularan virus Corona di lingkungan sekolah.

"Hingga kemarin kurva kasus positif COVID-19 di sejumlah daerah malah menunjukkan peningkatan tajam sehingga jika dipaksakan membuka sekolah di wilayah-wilayah tersebut maka potensi penularannya di kalangan peserta kegiatan belajar-mengajar akan sangat besar," ujar Huda.

Lebih lanjut Huda mengungkapkan anak-anak usia sekolah sangat rentan tertular COVID-19. Dia menjelaskan, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga Jumat (22/5) jumlah anak yang positif COVID-19 dalam rentang usia 0-14 tahun mencapai 831 anak atau 4% dari jumlah keseluruhan pasien positif.

Sedangkan, kata Huda, telah ada 14 anak yang positif COVID-19 dan 129 anak dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia. Menurutnya, ini merupakan bukti bahwa anak usia sekolah rentan tertular COVID-19.

"Data Ikatan Dokter Indonesia menyebutkan jika 129 anak meninggal dunia dengan status PDP dan 14 anak meninggal dengan status positif. Fakta ini menunjukkan jika anak-anak usia sekolah juga rentan tertular sehingga jika sekolah kembali dibuka maka harus dipersiapkan secara matang," ucap Huda.

Huda kemudian menyarankan pemerintah agar serius dalam mempertimbangkan posisi sekolah di zona COVID-19 sebelum pembukaan sekolah. Menurutnya jika sekolah berada di zona hijau boleh saja dibuka kembali, namun jika sekolah berada di zona merah harus ditolak.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2