Jokowi Mengacu pada Angka dan Kurva Corona untuk Menuju Tatanan Baru

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 14:25 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengacu pada angka penyebaran COVID-19 dan kurva Corona untuk memutuskan daerah mana yang bisa memulai new normal (kenormalan baru). Jokowi menyebut new normal sebagai tatanan baru.

"Dalam menuju ke tatanan baru itu, kita juga melihat angka-angka, melihat fakta-fakta di lapangan, angka-angka bagaimana kurva R0-nya," kata Jokowi di Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020) pukul 13.53 WIB.

R0 yang disebut Jokowi adalah angka reproduksi penyebaran virus Corona. Bila angka R0 lebih kecil dari 1, itu artinya penyebaran virus Corona aman. Namun, apabila angka R0 lebih besar dari 1, penularan masih terjadi.

"Seperti di Bekasi ini sudah di bawah 1, sudah bagus," kata Jokowi.

Pendisiplinan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 dimulai. Kehidupan new normal mensyaratkan berjalannya protokol kesehatan secara disiplin, supaya masyarakat tetap bisa bekerja produktif namun tanpa risiko penularan COVID-19 yang tinggi.

"Kita ingin TNI, Polri ada di tiap-tiap keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan lewat PSBB," kata Jokowi. Protokol kesehatan meliputi rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, hingga memakai masker.

(dnu/fjp)