Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Polman Bertambah, Total Jadi 3 Orang

Abdy Febriady - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 00:48 WIB
Pencarian Warga Polman
Foto: Abdy Febriady
Polewali Mandar -

Jumlah korban hilang diduga tenggelam di Sungai Mapilli lantaran menghindari polisi yang melakukan penggrebekan arena judi sabung ayam bertambah satu orang. Hingga kini total sebanyak 3 warga diduga hanyut terbawa arus sungai.

Penggerebekan tersebut terjadi di Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (25/05/20) sore. Akibat penggerebekan tersebut sejumlah orang ketakutan dan melompat ke sungai.

Kini ada tambahan korban baru bernama Asrar alias Aco (19 Tahun), warga Desa Segerang, Kecamatan Mapilli yang diduga oleh pihak keluarga ikut tenggelam lantaran sampai saat ini belum kembali ke rumah. Sebelumnya, korban diketahui berada di arena judi sabung ayam yang digrebek polisi.

"Memang belum bisa dipastikan apakah dia (Asrar) hilang lantaran melompat ke dalam sungai atau tidak tapi sampai sekarang dia belum kembali ke rumah, padahal dia juga ada di lokasi sabung yang digrebek," kata keluarga korban, Pakci, kepada wartawan saat dihubungi.

Menurut Pakci dugaan korban ikut hilang diperkuat oleh keterangan seorang warga, yang mengaku sempat masuk ke sungai untuk menolong seorang pria. Pakci menyebut seorang warga tersebut sempat berupaya menolong tapi gagal karena tidak sanggup menahan derasnya arus sungai.

"Tadi ada warga yang mengaku sempat mencoba menolong pria yang hanyut. Memang wajahnya tidak jelas, tapi menurutnya pria yang hendak ditolong memakai jam tangan, kebetulan korban yang hilang juga memakai jam tangan," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2