Round-Up

Polemik Amien Rais Serang Istilah New Normal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 21:25 WIB
Amien Rais di Semarang
Foto: Amien Rais di Semarang (Angling/detikcom)

PDIP pun turut angkat bicara. Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira menilai penggunaan terminologi memang harus hati-hati.

"Memang perlu lebih hati-hati dengan terminologi-terminologi baru yang digunakan," kata Andreas saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).

"Karena Corona ini memang banyak sekali terminologi baru yang muncul baik yang bahasa asing maupun Indonesia, seperti lockdown, new normal, PSBB yang bukan tidak mungkin dipahami salah, atau diplintir ke arah yang salah di masyarakat," imbuh dia.

Andreas menyarankan terminologi yang muncul dari pemerintah seharusnya diikuti dengan pendefinisian standar. Ini, katanya, dapat memberikan pemahaman yang sama di masyarakat.

"Soal new normal pun demikian, kalau semua hal yang terjadi selama pandemi dianggap sebagai new normal, tentu tidak tepat, berbahaya malah," kata Andreas.

Namun, Partai Golkar menyesalkan sikap Amien Rais tersebut. Golkar mengingatkan Amien Rais soal bangsa ini yang tengah dalam suasana Lebaran 2020.

"Seharusnya, di tengah suasana seperti ini, kita semua harus menebarkan energi yang positif agar daya tahan bangsa kita tetap terjaga. Bangsa ini membutuhkan energi yang positif untuk tetap bertahan (survive) dalam menghadapi ujian COVID-19 ini," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai konfirmasi, Senin (25/5/2020).

Ace menyebut pandemi COVID-19 telah berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi, bahkan di negara yang maju sekalipun. Ace menyebut ekonomi Indonesia mengalami penurunan akibat kebijakan protokol kesehatan COVID-19, yakni belajar dan bekerja di rumah.

"Akibatnya, aktivitas ekonomi mengalami pelambatan," sebut Ace.

Halaman

(rdp/rdp)