Kisah Tenaga Medis Pisah dari Keluarga, Lebaran di Tempat Karantina

Hery Supandi - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 15:20 WIB
Bekerja sebagai perawat pasien COVID-19 membuat Desmi lindawati tak bisa berlebaran dengan keluarga tahun ini (Hery Supandi/detikcom)
Foto: Bekerja sebagai perawat pasien COVID-19 membuat Desmi Lindawati tak bisa berlebaran dengan keluarga tahun ini (Hery Supandi/detikcom)
Bengkulu -

Desmi Lindawati tak pernah membayangkan merayakan Idul Fitri sendirian di dalam kamar akibat pandemi Corona (COVID-19). Bekerja sebagai perawat yang menangani langsung pasien COVID-19 di RSUD M Yunus, membuatnya berpisah dengan keluarga dan tinggal di asrama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sebagai lokasi karantina.

"Ada kerinduan yang mendalam saat malam hari, biasanya selalu mencium anak bila akan tidur, sampai menetes air mata saya," ujar Desmi, Senin (25/5/2020).

Diceritakannya sudah sejak pertengahan Ramadhan, dia bersama 23 rekannya menempati asrama LPMP. Pada Lebaran kali ini tradisi maaf-maafan hanya dilakukan lewat telepon dan video call sebagai pengobat rindu bersama keluarga.

"Demi melayani pasien COVID kita harus stand by. Untuk sementara komunikasi dengan keluarga dan sanak family dilakukan lewat video call," tutur Desmi.

Selama menjalani karantina dikatakannya hanya suami yang datang menemuinya sekedar mengantar makanan dan keperluan pribadi, itu pun hanya sebatas luar gedung dan menerapkan protokol kesehatan.

Hal yang sama diungkapkan Dedi Andreas, tenaga medis RSUD M Yunus yang turut menangani pasien COVID-19. Idul Fitri kali ini dirinya harus menahan rindu dengan keluarga demi menjalankan tugas.

"Jujur rindu akan berkumpul saat Lebaran bersama keluarga selalu muncul, tapi di sisi lain tugas dan penderita COVID-19 juga membutuhkan kami," papar Dedi.

Dedi mengatakan keluarga belum menerima jika dirinya harus berhadapan dengan pasien Corona. Namun setelah dijelaskan, akhirnya keluarganya mau menerima dan mendukung dirinya sebagai pejuang COVID-19.

"Memang berat kami rasakan meninggalkan keluarga apalagi ketika suasana lebaran seperti ini, namun ini memang tugas yang harus kami tunaikan," ucap Dedi.

Dirinya merasa terharu ketika Gubernur Rohidin Mersyah datang berkunjung dan bersilaturahmi serta berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri 1441 H kepadanya dan rekan-rekannya yang lain.

Tonton juga video Lebaran di Tempat Karantina, Opor Ayam Bantuan Jadi Obat Rindu:

(jbr/jbr)