Viral Mantan Kades di Sumut Kembalikan BLT Corona, Begini Ceritanya

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 21:02 WIB
Screenshot video viral mantan kepala desa kembalikan BLT
Foto: Screenshot video viral mantan kepala desa kembalikan BLT (ist)
Labuhanbatu Utara -

Video seorang mantan kepala desa (kades) di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara (Sumut) mengembalikan bantuan langsung tunai (BLT) Corona (COVID-19) viral di media sosial. Bagaimana ceritanya?

Dilihat detikcom, Minggu (24/5/2020) video berdurasi 82 detik itu memperlihatkan seorang pria yang mengembalikan BLT kepada petugas desa. Pria itu diketahui adalah mantan Kepala Desa Hanna, Labuhanbatu Utara, Bambang Desriandi.

Bambang adalah Kepala Desa Hanna periode 2014-2018. Dia saat ini berprofesi sebagai penyuluh agama di tempat tinggalnya.

"Iya terharu saya, bahagia juga. Saya dimasukkan dalam penerima manfaat ini. Tapi hati kecil saya dari semalam dapat undangan rasanya tak sanggup saya menerima ini. Maka saya serahkan ke pemerintahan desa untuk diberikan yang lebih berhak, lebih pantas," ujar Bambang dalam video itu.

Dalam video itu juga, Bambang terlihat meminta maaf kepada kepala desa karena tidak dapat menerima BLT yang diberikan kepadanya. Dia mengatakan tidak sanggup untuk menerima BLT itu.

"Alhamdulillah saya mendapat perhatian, saya datang ke sini untuk menyampaikan terima kasih dan mohon maaf saya kepada aparat pemerintahan, nggak sanggup saya menerima bantuan ini secara langsung," jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Bambang membenarkan kejadian itu. Dia mengembalikan BLT karena menilai masih banyak warga yang lebih membutuhkan.

"Iya benar. Jumat (22/5) sore kemarin dikembalikan ke kepala dusun. Saya merasa nggak pantas, kan mantan kepala desa. Masih banyak yang lebih membutuhkan," kata Bambang.

Bambang mengatakan BLT yang dikembalikan bersumber dari dana desa. Jumlah BLT yang dia kembalikan adalah Rp 600 ribu.

"Banyak yang bilang ke saya 'ambil saja, itu rezeki'. Saya salat istikharah untuk itu, lalu diputuskan untuk dikembalikan. Ini demi kebaikan semua," tuturnya.

(hri/hri)