Tenda Massa Badrul Diobrak-abrik

Tenda Massa Badrul Diobrak-abrik

- detikNews
Selasa, 20 Des 2005 17:16 WIB
Depok - Tindakan anarkis akhirnya terjadi di Depok menyusul putusan MA yang memenangkan Nurmahmudi Ismail. Sekitar 100 pendukung Nurmahmudi yang tergabung dalam Forum Bersama Masyarakat Depok tiba-tiba mengamuk di depan Balaikota Depok. Mereka mengobrak-abrik tenda yang didirikan pendukung Badrul Kamal.Menurut salah seorang pendukung Badrul, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (20/12/2005). Saat itu tiba-tiba serombongan orang berpakaian hitam-hitam berkendaraan motor melintas di depan Balaikota Depok.Tak dinyana, mereka tiba-tiba membelokkan motornya masuk ke Balaikota Depok. Turun dari motor, mereka langsung mengobrak-abrik tenda, mencabuti bendera dan spanduk yang dipasang massa Badrul. "Bubar! Bubar! Kalian tidak patuh hukum," kata mereka seperti ditirukan Bayu.Pendukung Badrul lainya, Mandor Wahab menyatakan, kejadian itu berlangsung singkat sekitar 5 menit. Menurut Mandor, massa yang menyerang kelompoknya mengenakan pakaian hitam-hitam dengan bertuliskan FBR (Forum Betawi Rempug). "Saya pikir mereka rekan kami, tapi kok tiba-tiba mencabut tenda kami," kata Mandor.Kalah massa, pendukung Badrul pun tak melawan. Sebanyak 20 pendukung Badrul itu memilih lari kocar-kacir. "Kita tak mau anarkis, tapi dengan insiden ini, mereka sudah bikin api," kata Mandor.Saat peristiwa itu terjadi, polisi dan pamong praja yang saat itu berjaga-jaga di Balaikota Depok tak berbuat apa-apa. "Aksi itu kan cuma berlangsung sebentar dan tak anarkis," kata salah seorang petugas Satpol PP.Sementara Ketua Forum Bersama Masyarakat Depok, Yusuf Hidayat, mengakui aksi tersebut dilakukan anggotanya. Aksi itu dilakukan karena massa Badrul dinilai telah mengganggu stabilitas Depok."Aksi yang dilakukan pendukung Badrul telah membuat Balaikota tak kondusif. Aksi mereka mengganggu stabilitas pemda. Mereka orasi dari pagi sampai sore. Mereka cuma bikin kotor," kata Yusuf saat ditemui di rumah Nurmahmudi.Nurmahmudi sendiri mengaku tak tahu-menahu atas peristiwa itu. "Itu di luar kewenangan saya. Saya akan berkoordinasi dengan Polres," kata Nurmahmudi.Meski tendanya telah dibongkar, massa Badrul hingga sore ini tak mau meninggalkan Balaikota Depok. Mereka masih duduk-duduk di depan Balaikota Depok. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads