Pakai Masker Hitam, Jokowi dan Keluarga Salat Id di Istana Bogor

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 10:02 WIB
Jokowi salat Id di Istana Bogor bersama keluarga. (Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jokowi salat Id di Istana Bogor bersama keluarga. (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan salat Idul Fitri di Istana Bogor, Jawa Barat. Jokowi salat berjemaah bersama Ibu Negara Iriana dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, salat Id digelar di halaman depan Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (24/5/2020) pukul 06.32 WIB. Salat berjemaah itu dipimpin oleh Ketua DKM Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor Muhammadun.

Dari foto yang diterima, protokol kesehatan pencegahan virus Corona tampak diterapkan. Jokowi dan Kaesang, yang kompak mengenakan kemeja putih dipadukan sarung, tampak menggunakan masker hitam. Begitu pun Iriana, yang terlihat mengenakan masker hijau. Jaga jarak antar-jemaah pun tampak dilakukan.

Jokowi melaksanakan salat Id di Istana Bogor bersama keluarga. (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dalam salat Id tersebut, tampak juga beberapa perangkat melekat, antara lain Komandan Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Kolonel Inf Achiruddin; Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini; Asisten Ajudan Presiden Lettu Inf Mat Sony Masturi; dan Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf Windra Sanur.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Muhammadun menyampaikan Idul Fitri adalah momentum untuk menghapus segala dosa dan kesalahan serta momentum untuk hijrah menuju kebaikan. Dia juga mengingatkan bahwa sesama muslim adalah bersaudara, sehingga harus saling berbuat baik.

"Jika sebelum Ramadhan kita saling bermusuhan, saling menghina satu sama lain, banyak melakukan kesalahan. Maka setelah hari raya Idul Fitri ini, mari kita komitmen untuk memperbaiki diri, saling rukun, saling bermaafan, saling bersatu, dan saling mempererat persaudaraan," ucap Muhammadun.

(mae/hri)