Agung Minta Sekjen Cek Efektivitas Kunjungan BURT ke Mesir
Selasa, 20 Des 2005 16:30 WIB
Jakarta - Ketua DPR RI Agung Laksono memerintahkan sekretariat jenderal (Sekjen) DPR untuk mengonfirmasi soal efektivitas kunjungan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Pasalnya ada kabar kunjungan itu kurang efektif karena parlemen Mesir belum berjalan normal."Saya sudah memerintahkan sekjen mengkonfirmasi kabar tersebut apakah benar atau tidak, karena mungkin saja ada agenda yang batal," kata Ketua DPR RI Agung Laksono kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2005).Meski demikian, lanjut dia, jika informasi itu benar, maka dirinya sangat menyayangkan. "Saya sangat menyayangkan kalau ada kunjungan yang tidak sesuai rencana. Seharusnya dari jauh hari sudah ada konfirmasi dan semua disusun berdasarkan misi yang dibawa. Ini tentu ada kesalahan dalam persiapan kunjungan," tegasnya.Mengenai salah satu agenda kunjungan yang disebut-sebut akan mencari masukan seputar pembahasan RUU Perjudian, Agung menegaskan, hal itu di luar substansi dan misi kunjungan. "Karenanya saya menghargai sanksi yang dijatuhkan Fraksi PAN kepada Djoko Edhi, karena itu memang hak dari fraksi," imbuhnya.Seperti dilansir www.kompas.co.id, Ketua Majelis Al-Syaab (parlemen) Mesir Fathi Sourur di Kairo, Mesir, pada Minggu 19 Desember menerima rombongan DPR pimpinan Rustanto Wahidi (Partai Demokrat). Namun, tak ada satu staf atau anggota parlemen Mesir pun yang mendamping Sourur.Sourur, yang baru terpilih lagi sebagai ketua parlemen dan baru dilantik 11 Desember, terkesan tidak siap atau "setengah hati" menerima BURT DPR. Dalam pertemuan 15 menit itu, Sourur beberapa kali meninggalkan meja pertemuan, seperti delapan kali menjawab telepon dan berkali-kali menandatangani surat yang disodorkan sekretarisnya.Seorang anggota parlemen Mesir justru mempertanyakan misi BURT DPR. "Saya kira waktu kunjungan ini tidak tepat. Seharusnya Kedutaan Indonesia menyampaikan ke Jakarta bahwa suasana kerja parlemen Mesir belum normal karena baru beberapa hari dilantik. Apa yang mereka dapat dari kunjungan ini?" katanya.
(san/)











































