Jelang Lebaran, Kemenhub Pantau Pemulangan 171 TKI dari Malaysia

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 18:40 WIB
Kemenhub
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Kementerian Perhubungan bersinergi dengan stakeholder dalam membantu proses repatriasi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Luar Negeri. Kali ini, Ditjen Perhubungan Laut mengawal dan menyambut kedatangan Kapal KM Dharma Rucitra 9 yang mengangkut para PMI dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Alhamdulillah proses debarkasi hari ini berlangsung lancar, aman dan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 berupa HAC (Health Alert Card) oleh petugas medis KKP sebelum penumpang turun dan pemindaian suhu tubuh melalui Thermal Scanner begitu memasuki area Terminal Penumpang," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Arif mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait yang tergabung dalam Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran COVID-19 Pelabuhan Tanjung Emas, utamanya dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang sebagai leading sektor dalam hal penanganan dan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap para Pekerja Migran yang turun di Pelabuhan Tanjung Emas secara ketat.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, Junaidi menjelaskan, Kapal KM Dharma Rucitra 9 dengan pelabuhan asal Pontianak tersebut membawa 171 orang PMI asal Malaysia.

"Untuk hari ini jumlah PMI yang turun di Pelabuhan Tanjung Emas melalui KM Dharma Rucitra 9 sebanyak 171 orang, terdiri dari 55 PMI Dinsos dan 116 PMI Mandiri," ujarnya.

Adapun ke-171 PMI berasal dari berbagai daerah. Meliputi, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, NTB, Jakarta, dan Sulawesi.

"Dari ke-171 orang PMI tersebut, 29 orang berasal dari Jateng, 97 orang dari Jatim, 21 orang dari Jabar, 12 orang dari Banten, 10 orang dari NTB, sementara dari Jakarta dan Sulsel masing-masing sebanyak 1 orang," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan langkah-langkah apa saja yang telah diambil bersama stakeholder terkait Percepatan Penanggulangan Pencegahan Penyebaran COVID-19 termasuk Koordinasi pemulangan PMI yang turun di Pelabuhan Tanjung Emas.

Junaidi juga mengungkapkan bahwa ini merupakan kali ke-3 kedatangan Kapal yang membawa PMI dari Malaysia.

"Sampai dengan H-1 Lebaran, dari data yang terkumpul telah turun di Pelabuhan Tanjung Emas Sebanyak 543 Orang PMI dengan 4 gelombang kedatangan. Kebanyakan para PMI ini berasal dari Provinsi di Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan," ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Arif Toha juga melakukan Monitoring Pengendalian Transportasi Laut Selama Masa Idul Fitri 1441 H di Pelabuhan Tanjung Emas.

Menurutnya, monitoring kali ini bersifat dukungan terhadap pelaksanaan Peraturan Menteri Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Mudik Lebaran Tahun 2020 Untuk Mencegah Meluasnya Penyebaran COVID-19, dan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 21 Tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Transportasi Laut Untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

(prf/ega)