Doa Akhir Ramadhan Agar Kita Dipertemukan Lagi Tahun Depan

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 17:14 WIB
Ramadan kareem with golden ornate crescent and islamic line mosque dome with classic pattern and lantern greeting  card islamic celebration background for graphic design
Foto: iStock/Doa Akhir Ramadhan yang Dianjurkan Rasulullah
Jakarta -

Ramadhan berakhir malam ini. Sebagai umat muslim kita dianjurkan membaca doa akhir Ramadhan seperti yang dilakukan Rasulullah SAW.

Dari Jabir bin Abdillah RA dari Muhammad al Mustafa: Beliau bersabda, siapa yang membaca doa ini pada hari terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan yakni menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rahmat Allah.


أَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Allahumma laa taj'alhu aakhiral 'ahdi min shiyaamina iyyaah, fa-in ja'altahu faj'alnii marhuuman wa laa taj'alnii mahruuma.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata."

Dalam buku bertajuk 'Idul Fitri' karya Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc., M. Ag, Imam As-Syafi'i berkata: "Doa akan dikabulkan pada lima malam yakni malam jumat, malam Idul Adha, malam takbiran Idul Fitri, awal malam bulan rajab dan pada malam nisfu sya'ban.

Selain doa di atas, ada doa lainnya yang dianjurkan untuk dibaca menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ustaz Abdul Somad menyarankan kita membaca taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima amal kita.

Dalam buku di atas disebutkan juga, saat malam Idul Fitri kita dianjurkan untuk banyak-banyak bertakbir. Hal ini sesuai dengan Al Quran Surah Al Baqoroh ayat 185. Membaca takbir dari terbenamnya matahari hingga menjelang sholat Idul Fitri.

Selain itu kita dianjurkan sholat maghrib berjamaah, sholat isya berjamaah, membaca Al Quran, sholat tahajud, sholat witir, berdzikir, sholat shubuh berjamaah. Kebiasaan itu tidak boleh hilang seiring bergantinya bulan dari Ramadhan menuju Syawal.

(nwy/erd)