Kemenag Gelar Takbiran Virtual Malam Ini, Jokowi-Ma'ruf Dijadwalkan Hadir

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 16:54 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Maruf Amin saat memimpin rapat kabinet terbatas tentang hilirisasi industri produk-produk unggulan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Presiden Joko Widodo menyatakan industri nasional telah mampu membuat produk-produk dengan teknologi unggulan dan meminta dapat terus dikembangkan dengan pendanaan riset yang memadai dari BUMN serta swasta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Foto: Hafidz Mubarak A/Antara Foto
Jakarta -

Kementerian Agama RI (Kemenag) menggelar Takbir Virtual Nasional. Hal ini dilakukan untuk menyambut Idul Fitri 1441 H di tengah Pandemi Corona (COVID-19).

"Menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1441 H, Kemenag berharap seluruh umat muslim tetap dapat bersukacita meskipun kita harus melaluinya di tengah pandemi. Oleh karenanya, kita membuat program Takbir Virtual Nasional dan Pesan Idul Fitri dari Istiqlal," kata Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Adapun kegiatan ini dimulai pada Sabtu (23/5) pukul 19.30 WIB. Kamaruddin mengungkapkan kegiatan ini akan diikuti Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma'ruf Amin serta tokoh-tokoh muslim lainnya melalui video conference.

"Rencananya akan diikuti oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma'ruf Amin melalui sambungan video conference. Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid, serta tokoh-tokoh muslim pun rencananya akan mengikuti program ini melalui video conference," ungkapnya.

"Tayangannya akan disiarkan live melalui akun YouTube dan Fanpage resmi Kementerian Agama, serta TV pool TVRI," sambungnya.

Terakhir, Kamaruddin mengajak masyarakat mengumandangkan takbir di rumah masing-masing.

"Jadi malam ini kita bisa tetap bertakbiran bersama meski lewat virtual. Mari kumandangkan takbir dari rumah kita masing-masing dengan sukacita," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, takbir keliling pada malam takbiran dilarang diselenggarakan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penerapan sanksi juga diberlakukan bagi masyarakat yang melanggar. Imbauan mengenai pelanggaran takbir keliling telah disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

"Biasanya kita lakukan takbir keliling supaya tidak usah. Saya sarankan supaya takbir di rumah saja," kata Fachrul melalui siaran langsung di Youtube BNPB Indonesia, Kamis (21/5).

(zlf/zlf)