Ungkap 3.324 Anak PDP Corona, IDAI: Tidak Benar Anak Tak Rentan COVID-19

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 14:36 WIB
Close-up thermometer. Mother measuring temperature of her ill kid. Sick child with high fever laying in bed and mother holding thermometer. Hand on forehead.
Ilustrasi (iStock)
Jakarta -

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melakukan upaya deteksi kasus COVID-19 pada anak secara mandiri. Hingga 18 Mei, terdapat pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3.324 anak, 129 anak berstatus PDP meninggal, 584 anak terkonfirmasi positif COVID-19, dan 14 anak meninggal akibat COVID-19. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tidak benar anak tidak rentan terhadap COVID-19.

"Temuan ini menunjukkan bahwa angka kesakitan dan kematian anak akibat COVID-19 di Indonesia tinggi dan membuktikan bahwa tidak benar kelompok usia anak tidak rentan terhadap COVID-19 atau hanya akan menderita sakit ringan saja," kata Ketua Umum IDAI, Aman B Pulungan, dalam keterangan resminya di website IDAI, Sabtu (23/5/2020).

Dari hasil temuan tersebut di akhir masa tanggap darurat COVID-19 ini, IDAI menilai perlu mendesak pemerintah dan stakeholder terkait mengambil keputusan dan melakukan tindakan berdasarkan kepentingan kesehatan dan kesejahteraan anak.

Adapun beberapa anjuran IDAI adalah:

Pertama, upaya pencegahan dan pemberantasan wabah COVID-19 di Indonesia harus diutamakan dalam menyusun tatanan kehidupan normal baru. Protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat.

Selain itu, penentuan status infeksi menggunakan metode pemeriksaan RT-PCR. Serta melakukan penelusuran kontak atau contact tracing, tindakan karantina, dan isolasi, serta pembatasan fisik yang belum optimal ditingkatkan.

Kedua, IDAI meminta agar tatanan kehidupan normal baru disusun sesuai dengan kebutuhan dasar tumbuh kembang dan kesehatan anak, bukan sebaliknya. Karena tumbuh kembang optimal anak akan menentukan kualitas generasi bangsa Indonesia di masa depan.

Seberapa Bahaya COVID-19 Bagi Anak-anak? Ini Hasil Temuan WHO!:

Selanjutnya
Halaman
1 2