Pemkab Tutup Akses Warga Keluar-Masuk Lebong Bengkulu Saat Lebaran

Hery Supandi - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 14:16 WIB
Pemkab tutup akses keluar dan masuk Lebong (Hery-detikcom)
Pemkab tutup akses keluar dan masuk Lebong (Hery/detikcom)
Lebong -

Pemkab Lebong, Bengkulu, menutup akses bagi warga yang hendak masuk dan keluar dari wilayahnya saat hari raya Idul Fitri (Lebaran). Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona di Lebong.

"Setiap posko sekarang diperketat penjagaannya, jadi sekarang tidak boleh lagi pendatang ataupun warga bisa masuk dan keluar dari zona hijau," ujar Bupati Lebong, Rosjonsyah, Sabtu (23/5/2020).

Penutupan akses ini berlaku mulai hari ini hingga 27 Mei 2020. Dia mengatakan penutupan akses keluar-masuk selama Lebaran dilakukan demi menjaga Lebong tetap menjadi zona hijau Corona.

Meski menutup akses keluar dan masuk warga, dia mengatakan distribusi bahan pangan dan obat-obatan tetap bisa dilakukan. Menurutnya, kendaraan dan orang yang bertugas mengangkut logistik bakal diperiksa sebelum memasuki Lebong.

"Distribusi logistik makanan dan obat-obatan tetap bisa masuk ke kabupaten ini, tetap dicek dan diperiksa oleh Satgas yang berjaga di posko," ujar Rosjonsyah.

Rosjonsyah mengatakan ada 800 orang dalam pemantauan (ODP) di wilayahnya. Dia khawatir jumlah tersebut bisa bertambah jika warga diizinkan keluar-masuk dari Lebong saat Lebaran.

"Meski zona hijau, kita juga tidak melakukan salat Idul Fitri di masjid atau lapangan serta tidak mengadakan open house," tuturnya.

(haf/haf)