Round-Up

Ingat! Takbir Keliling Sambut Lebaran Dilarang, Ini Sanksinya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 05:08 WIB
Sejumlah warga menyaksikan kembang api dan petasan di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta. Pesta kembang api dan petasan ini menghiasi perayaan malam takbiran Idul Fitri.
ilustrasi (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Takbir keliling pada malam takbiran dilarang diselenggarakan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penerapan sanksi juga diberlakukan bagi masyarakat yang melanggar.

Imbauan pelarangan takbir keliling telah disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Menag menyarankan agar takbir keliling tidak dilaksanakan selama pandemi virus Corona. Namun, dia berharap gema takbir tetap dapat digaungkan melalui pengeras suara di masjid dan musala.

"Biasanya kita lakukan takbir keliling supaya tidak usah. Saya sarankan supaya takbir di rumah saja," kata Fachrul melalui siaran langsung di YouTube BNPB, Kamis (21/5/2020).

"Tapi saya berharap juga masjid-masjid, musala-musala bisa menggaungkan takbir ini melalui loud speaker-nya sehingga betul-betul kegembiraan menyambut hari raya Idul Fitri itu tidak hilang," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid menganjurkan masyarakat untuk mengisi malam menjelang Idul Fitri 1441 hijriah dengan mengumandangkan takbir. Ia menganjurkan agar umat Islam takbiran di rumah masing-masing.

"Pada situasi normal takbiran bisa dilaksanakan secara bersama-sama baik di masjid, musala atau berkeliling dengan mobil atau kendaraan lainnya. Namun di saat terjadi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, kami menganjurkan untuk dilaksanakan di rumahnya masing-masing demi menjaga keselamatan jiwa kita semuanya," kata Zainut dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2020).

Di sisi lain, Zainut pun menyerukan agar gema takbir Idul Fitri 1441 H tetap dikumandangkan di masjid. Untuk itu, ia memperbolehkan 1-2 orang datang ke masjid untuk bertakbir.

"Gema takbir di masjid, mushala dan surau harus tetap dikumandangkan untuk menjaga syiar agama, tetapi hanya dilakukan oleh 1 atau 2 orang saja," ujarnya.

Menindaklanjuti kebijakan itu, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin melarang kegiatan takbir keliling pada malam takbiran saat masa PSBB. Hal ini disebut sesuai dengan imbauan pemerintah.

"Sebagaimana imbauan pemerintah, bahwa takbir keliling itu adalah salah satu kegiatan yang dilarang. Jadi takbir keliling tidak diperbolehkan," ujar Arifin kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2