Konser Dapat Rating Tinggi, Bamsoet Berterima Kasih ke Tokoh Bangsa

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 22:20 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberi keterangan terkait penyelenggaraan Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona. Acara itu disiarkan di 4 stasiun televisi, live streaming, dan YouTube.

"Alhamdulillah, saya mendapat laporan bahwa rating acara 'Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo' cukup tinggi," terang Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Bamsoet berterima kasih kepada seluruh tokoh bangsa yang hadir secara virtual, mulai dari Presiden hingga Wakil Presiden RI.

"Kita patut memberikan penghargaan sekaligus berharap agar amanat Presiden dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang disampaikan secara virtual di awal acara dan doa Wakil Presiden Maruf Amin dapat terwujud. Indonesia sebagai bangsa besar, dapat tetap tabah dan bersatu dalam melawan Corona serta diberi kesabaran dan keselamatan oleh Allah SWT," sambungnya.

Ucapan terima kasih dan penghargaan juga disampaikan kepada Kepala BNPB, Kepala BPIP, Panglima TNI dan Kapolri serta Jaksa Agung serta para pimpinan lembaga tinggi negara lainnya yang tampil secara virtual seperti pimpinan MPR (lengkap), Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MA, MK, KY dan Ketua BPK, Menteri BUMN, Menteri Kominfo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kami mengucapkan terima kasih atas semangat untuk menunjukkan kepada dunia bahwa para pemimpin Indonesia kompak dan solid dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini," ucap Bamsoet.

Dia juga menyampaikan rasa salut terhadap pekerja seni dan seniman yang terlibat dalam acara konser virtual tersebut. Menurut Bamsoet, mereka memilih dengan jalan berbagi karena sesungguhnya berbagi itu indah.

Bamsoet menerangkan, jumlah donasi yang terkumpul lewat konser itu melalui kitabisa.com mencapai Rp.4.243.310.050 lebih dari target Rp 5 miliar. Sedangkan dari benihbaik.com sudah masuk Rp. 234.953.584. Donasi tersebut sepenuhnya akan digunakan sebagai bantuan sosial. Ia juga menyebut tingkat partisipasi masyarakat termasuk anak kecil melalui kitabisa.com mencapai 1.300 orang, sementara di benihbaik.com mencapai 350 orang.

Bamsoet juga memberi beberapa pernyataan terkait isu yang sempat beredar. Ia menyebut seorang emak-emak ditangkap Polda Kalteng karena menyebarkan hoax terkait konser. Selain itu, buruh di Jambi yang melakukan 'prank' mengaku sebagai M. Nuh juga sudah diamankan Polda setempat.

"Memang luar biasa gorengan dan cobaan kita terhadap acara konser ini. Kepada keduanya, kami telah memohon kepada Polda Jambi dan Polda Kalteng untuk dilepas. Kenapa? Karena kami sendiri merasa tidak ada masalah. Tidak ada yang dirugikan," tegas Bamsoet.

"Jujur saya tidak enak hati dengan Presiden Jokowi, karena saya yang meminta beliau. Beliau tidak tahu apa-apa. Untuk itu saya sebagai penanggung jawab, atas nama panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Jokowi sekaligus ucapan terima kasih yang luar biasa atas keikhlasannya memberikan bantuan motor listrik yang ditandatangi sendiri oleh beliau," sambungnya.

Bamsoet menjelaskan, peminat motor listrik Gesits milik Presiden sangat banyak. Mereka ingin memiliki motor yang ditandatangani langsung oleh Presiden sebagai koleksi seumur hidup. Bahkan Bamsoet menyebut ada yang menawar di atas Rp 2,55 miliar. Akhirnya motor listrik jatuh ke tangan Warren dengan penawaran yang sama seperti M. Nuh.

Ia juga meluruskan isu yang beredar di media sosial seolah-olah acara tersebut menelan biaya Rp 6,7 miliar. Padahal, menurutnya semua berlangsung secara virtual dari rumah masing-masing.

"Faktanya biaya konser tidak sampai Rp 500 juta karena semua bekerja tanpa pamrih. Itupun seluruh biaya yang timbul untuk produksi kita tutup dengan gotong royong para seniman dan pekerja seni serta pribadi-pribadi yang terlibat tanpa mengganggu dana donasi yang terkumpul," jelas Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, apapun yang terjadi akan Ia ambil hikmahnya. Ia percaya Tuhan memiliki cara membantu umat-Nya yang memiliki niat baik dan mau berbuat baik. Dia memberi contoh, tanpa M. Nuh, prank, dan lain-lain, tidak mungkin acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo ini mendapat rating tinggi.

(mul/mpr)