Bertambah 2, Jumlah Pasien Positif Corona di Parepare Jadi 21

Hasrul Nawir - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 21:58 WIB
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium.
ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Parepare -

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Parepare mengumumkan penambahan kasus baru COVID-19. Terdapat 2 kasus baru sehingga total menjadi 21 pasien positif COVID-19 di Kota Parepare.

"Iya, ada tambahan dua kasus baru," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, Halwatiah, Jumat (22/5/2020).

Halwatiah merinci 17 pasien dirawat di RSUD Andi Makkasau, 3 pasien dirawat di RS Sumantri, dan 1 pasien lainnya dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Selain itu, 14 pasien sudah pulang dan dinyatakan sehat.

"Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 55 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 105 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1.150 orang," ungkapnya.


Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menyebut wilayahnya masih dalam status siaga COVID-19. Ia meminta semua perangkat pemerintah daerah serta perangkat lingkungan untuk saling bahu membahu memerangi Corona.

"Selain itu kami juga meminta kepada semua pihak kepada masyarakat Kota Parepare agar turut membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang tengah mewabah ini," katanya.

"Perlu ada komitmen kita bersama untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya keinginan kita bersama bagaimana virus ini bisa segera kita atasi, tapi virus ini bisa diatasi kalau semua pihak terlibat dan saling bahu-membahu, karena virus ini bukan hanya musuh pemerintah tapi musuh semua masyarakat," kata Taufan.

(isa/isa)