Suami Disekap-Diminta Tebusan Rp 30 Juta, Istri di Palembang Lapor Polisi

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 13:40 WIB
Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi (dok. detikcom)
Foto: Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi (dok. detikcom)
Palembang -

Seorang ibu rumah tangga di Palembang, Sumatera Selatan, Maharani (30), melapor ke polisi kalau suaminya disekap sekelompok orang. Dalam laporannya, dia menyebut pelaku meminta tebusan Rp 30 juta.

"Benar ada seorang ibu datang melapor ke Polda. Dia bilang suaminya disekap," kata Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi, Jumat (22/5/2020).

Suryadi mengatakan suami Maharani tersebut bernama Beni. Dia menyebut Beni disekap sejak pukul 01.00 WIB di Jalan Perintis Kemerdekaan Ilir Timur II.

Pelaku, kata Suryadi, disebut meminta tebusan Rp 30 juta. Uang itu disebut harus dipenuhi dalam waktu 1x24 jam.

"Minta tebusan Rp 30 juta. Sekarang masih kita dalami dan anggota sedang menuju ke lokasi," kata Suryadi.

Maharani, yang menjadi pelapor, mengaku tak tahu pasti mengapa suaminya bisa disekap. Dia hanya menyebut pelaku penyekapan berjumlah lima orang.

"Nggak tahu pasti ceritanya, yang jelas itu suami minta tolong dia disekap oleh lima orang. Meminta tebusan Rp 30 juta," kata Maharani.

Maharani mengatakan pelaku penyekapan adalah orang yang dia kenal. Pelaku, kata Maharani, tinggal tak jauh dari rumahnya.

"Saya kenal, minta bebaskan tapi nggak mau. Harus ada uang, sampai disuruh gadaikan tanah biar dapat uang jaminan," katanya.

Dia mengaku tak tahu alasan penyekapan tersebut. Menurut pengakuannya, pelaku penyekapan mengancam bakal melukai suaminya.

"Dia ngancam-ngancam, harus ada uang. Nggak tahu dari mana, harus ada," tutup Maharani.

(ras/haf)