Bentrok Ormas di Bekasi Terjadi 2 kali, Diduga Berlanjut Karena Ada Provokator

Sachril Agustin - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 11:30 WIB
perkelahian antar anak SMA
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Dua organisasi masyarakat (ormas) di Bekasi bersitegang. Bentrok terjadi 2 kali diduga karena provokator.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing menjelaskan bentrok ormas Pemuda Pancasila dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terjadi di sekitar Jalan Ngurah Rai, Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (21/5) kemarin. Awal kejadian, diduga dipicu tagihan pembayaran uang kopi hingga menyebabkan penganiayaan ke salah satu anggota PSHT.

Lalu pada Kamis sore atau menjelang magrib, ormas PSHT mendatangi pos PP. Diduga, kata Erna, PSHT emosi hingga menduduki pos PP karena anggotanya dianiaya. Tak lama, kedua ormas ini pun bentrok.

"Bentrok keduanya gara-gara posnya (PP) itu diduduki oleh ormas itu, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Nah (ormas) PP-nya nggak terima karena kan mungkin sudah emosi dari awal kemarin bentrok di warung kopi," kata Erna Ruswing, ketika dihubungi, Jumat (22/5/2020).

"Tapi karena emosi yang tersulut dari siang (pada saat tagihan kopi) itu yang ribut di warung, yauda bertambah lagi (bentrok). Jadi (diduga bentrok susulan karena) ada provokasinya," lanjutnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2