Busway II-III Diuji Coba, Separator Masih Mangkrak
Selasa, 20 Des 2005 10:10 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pada pukul 14.00 WIB, Selasa (20/12/2005) nanti akan menguji coba busway koridor II dan III. Secara umum jalur khusus bus Transjakarta ini masih belepotan, bahkan diuji coba pun belum layak.Uji coba harusnya dilakukan saat infrastruktur sudah cukup baik. Namun menurut pengamatan detikcom pukul 10.00 WIB, banyak perlengkapan busway yang belum tuntas dipasang.Misalnya saja separator. Alat pemisah busway dan jalur untuk kendaraan non-Transjakarta ini masih mangkrak di sejumlah tempat. Misalnya saja di koridor II yang melayani rute Pulogadung-Harmoni. Perlengkapan separator itu tampak belum terpasang di kawasan Jalan Veteran, Jalan Juanda, Kwitang, RSPAD, Gambir, Senen, Cempaka Putih, dan Perintis Kemerdekaan.Karena belum terpasang, akibatnya lalu lintas pun tetap bercampur seperti biasa. Papan petunjuk yang bertuliskan "Khusus Busway" sudah terpasang, namun karena separator belum ada, ya terpaksa jalur busway pun dilewati kendaraan yang lalu lalang.Selain tidak ada separator, uji coba busway hari ini akan dihadang oleh kemacetan lalu lintas. Misalnya saja di Jalan Perintis Kemerdekaan, tempat terminal Pulogadung berada.Jalan Perintis Kemerdekaan yang selalu dipadati bus dalam/luar kota yang masuk keluar terminal saat ini terpotong separuh untuk busway. Meskipun Transjakarta belum beroperasi, kemacetan di sini sudah sangat parah. Nantinya, Transjakarta koridor II akan berakhir di terminal Pulogadung.Sementara itu, sejumlah pekerja proyek tampak sibuk bekerja keras. Mereka memasang beton separator di tengah kendaraan yang hiruk-pikuk, mengaspal di sejumlah titik, bahkan juga menebang pepohonan yang dirasa mengganggu busway.Pemandangan ini tampak di Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Perintis Kemerdekaan.Sedangkan halte-halte busway di koridor II tampak sudah siap. Di setiap halte ditempatkan sejumlah petugas keamanan untuk berjaga.Dijadwalkan, akan ada 5 armada Transjakarta yang akan digunakan dalam uji coba hari ini. Uji coba ini langsung dihadiri oleh Gubernur Sutiyoso dan diikuti para pejabat teras Pemprov DKI Jakarta plus wartawan.Tujuan uji coba ini adalah untuk mengevaluasi proyek mahal ini. Jika ada kekurangan, maka akan segera dituntaskan. Direncanakan soft launching busway koridor II dan III (Kalideres-Harmoni) dilakukan 15 Januari 2006, tepat dua tahun usia koridor I yang melayani Kota-Blok M. Tiket Transjakarta dilego Rp 3.500.
(nrl/)











































