Presiden Iran Larang Musik Barat

Presiden Iran Larang Musik Barat

- detikNews
Selasa, 20 Des 2005 10:05 WIB
Jakarta - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad melarang semua musik Barat diputar di stasiun-stasiun TV dan radio pemerintah Iran. Ini mengingatkan kembali ke revolusi Islam pada tahun 1979 ketika musik pop dilarang karena dianggap tidak Islami di bawah pemerintahan Ayatollah Ruhollah Khomeini.Saat itu banyak musisi Iran yang pergi ke luar negeri dan membangun industri musik Iran di Los Angeles, AS. Namun belakangan, suara musik hip-hop bisa didengar dari radio-radio mobil di jalan-jalan Teheran. Lagu "Rush" yang dibawakan Eric Clapton dan "Hotel California" oleh Eagles biasanya kerap mengiringi siaran-siaran TV Iran.Namun sekarang tidak lagi. Presiden Ahmadinejad selaku Kepala Dewan Revolusioner Kebudayaan Tertinggi memerintahkan pemberlakuan larangan semua musik Barat, termasuk musik klasik pada media penyiaran pemerintah.Demikian diberitakan harian resmi IRAN Persian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (20/12/2005)."Pemblokiran musik Barat dan tidak sopan dari Siaran Republik Islam Iran diwajibkan," demikian statemen Dewan Revolusioner Kebudayaan Tertinggi Iran.Gitaris ngetop Iran, Babak Riahipour, mengecam keputusan yang disebutnya mengerikan itu. Menurutnya, keputusan ini menunjukkan kurangnya pengetahuan dan pengalaman.Ahmadinejad yang mulai berkuasa pada Agustus lalu, berjanji akan melawan apa yang disebutnya sebagai invasi kebudayaan Barat atas Iran. Dia bertekad untuk menggalakkan nilai-nilai Islam. Sejak itu Ahmadinejad kerap melontarkan statemen-statemen yang mengundang kemarahan dunia Barat. Terakhir, dia menyebut bahwa peristiwa pembantaian kaum Yahudi oleh rezim Nazi Jerman (holocaust) semasa Perang Dunia II hanyalah mitos belaka. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads