Bantu Warga Terdampak Corona, Pegawai Jamkrindo Donasikan Gaji Rp 2,9 M

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 13:46 WIB
Jamkrindo
Foto: Jamkrindo
Jakarta -

Direksi dan karyawan PT Jamkrindo serta anak usahanya, PT Jamkrindo Syariah menginisiasi gerakan sosial berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat dan rumah sakit, puskesmas, klinik sebagai wujud empati terhadap dampak COVID-19.

Direktur utama Jamkrindo Randi Anto mengatakan gerakan Jamkrindo Peduli Dampak COVID-19 merupakan bentuk konkret responsif dan empati segenap insan Jamkrindo atas situasi pandemi yang terjadi. Ia bersyukur pihaknya berhasil mengumpulkan donasi dari gaji dan THR senilai Rp 2,9 miliar secara sukarela.

"Kami ingin bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan rumah sakit/klinik yang menjadi garda terdepan penanganan pandemi Covid-19," ujar Randi dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk bahan makanan sebanyak 6.600 paket, bantuan kesehatan (alat pelindung diri lengkap, ventilator, masker medis/non medis, hand sanitizer), dan bantuan pendidikan. Sementara itu, bantuan kesehatan akan disalurkan ke sejumlah lembaga kesehatan untuk mendukung penanganan bagi masyarakat.

Adapun beasiswa pendidikan diarahkan untuk anak-anak tenaga kesehatan dan masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja agar tetap bisa melanjutkan pendidikan anak-anaknya. Program ini juga sejalan dengan program dalam rangka HUT Jamkrindo, yakni Jamkrindo Peduli Kesehatan.

Selain bantuan dari donasi insan Jamkrindo, Randi mengatakan pihaknya juga telah menyalurkan bantuan bina lingkungan secara berkelanjutan di beberapa titik di seluruh Indonesia. Bantuan yang telah didistribusikan baik secara langsung oleh PT Jamkrindo maupun melalui satgas Bencana BUMN di berbagai provinsi dan kabupaten telah mencapai Rp 1,757 miliar.

"Kami akan terus mendistribusikan secara berkelanjutan dalam semangat gotong royong Indonesia bangkit berupa alat kesehatan, alat pelindung diri lengkap, masker medis dan nonmedis ke rumah sakit serta puskesmas dan juga memberikan bantuan sembako," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Jamkrindo juga berkomitmen membantu UMKM agar bisa memiliki daya tahan dalam situasi pandemi ini. Komitmen tersebut ditujukan dengan berbagai inisiatif strategi seperti penyaluran pinjaman kemitraan dan melakukan pendampingan UMKM.

Pemberian kredit modal kerja melalui pinjaman kemitraan ini diharapkan bisa membantu menggerakkan roda perekonomian khususnya bagi pengusaha mikro yang feasible but not bankable.

"Kami senantiasa dan berkomitmen untuk terus menjalankan program kemitraan ini. Program kemitraan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan Jamkrindo agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Randi.

Selama masa pandemi COVID-19 ini, Jamkrindo dinilai konsisten mendampingi mitra binaan. Di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark, Jamkrindo memberikan bantuan pelatihan dan penyediaan sayuran organik dengan sistem tanam hidroponik untuk Asosiasi Homestay Ciletuh sejak pertengahan Maret lalu untuk memberi nilai tambah bagi homestay dan pendapatan sampingan pemilik homestay.

Metode pelatihan dilaksanakan secara online untuk menghindari pertemuan atau tatap muka dan para peserta pelatihan dibekali pengetahuan mengenai jaga jarak fisik secara aman (physical distancing) untuk membatasi kontak fisik sesama anggota Asosiasi Homestay Ciletuh selama proses penanaman sayuran secara hidroponik.

Sejalan dengan perkembangan perekonomian saat ini, Jamkrindo juga melakukan restrukturisasi pinjaman kemitraan bagi mitra yang terdampak pandemi COVID-19. Bentuk restrukturisasi itu adalah perpanjangan masa pinjaman atau penundaan pembayaran angsuran dengan mengacu pada pengajuan dari mitra binaan. Hal ini dilakukan oleh Jamkrindo sebagai respons dan tanggung jawab perusahaan dalam menyikapi pandemi COVID-19.

(mul/ega)