Polda Papua Tangkap Mahasiswa yang Posting Foto Jokowi Pakai Topi Bintang Kejora

Wilpret Siagian - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 12:24 WIB
Polisi tangkap mahasiswa di Papua karena posting foto Jokowi pakai topi bintang kejora
Foto: Polisi tangkap mahasiswa di Papua karena posting foto Jokowi pakai topi bintang kejora (Wilpret Siagian-detikcom)
Jayapura -

Seorang mahasiswa berinisial GM ditangkap oleh aparat kepolisian karena mengunggah gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai topi bermotif bintang kejora di akun Facebook serta kanal Youtube. Pemuda 25 tahun ini diringkus di kediamannya, Kawasan Pasifik Indah Pasir Dua, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.

"Perbuatan tersangka cukup jelas melawan hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 45a Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal kepada wartawan di Mapolda Papua, Jayapura, Papua, Rabu (20/5/2020).

GM adalah mahasiswa asal Papua yang kuliah di salah satu universitas di Yogyakarta. Dia ditangkap oleh tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua pada 1 Mei lalu.

Kamal menuturkan GM yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian. Sementara itu Kasubdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kompol Adanan Mangopang menjelaskan tersangka diproses hukum atas dugaan penghinaan terhadap lambang negara.

GM memposting gambar Jokowi dengan menggunakan topi bermotif bintang kejora, di mana foto itu merupakan hasil editan pada akun Facebook bernama Fane Page. Dalam kolom deskripsi foto, ditulis kalimat, 'Z SERING PUNYA IDE GILA UNTUK KASIH KACAU DAN HANCURKAN INDONESIA TUJUAN SAYA INGIN MEMBUKTIKAN KEPADA DUNIA BAHWA PERSOALAN PAPUA MERDEKA BUKAN SEGELINDIR ORANG PAPUA YANG INGIN MERDEKA TETAPA INI RAKYAT BANGSA PAPUA BARAT YANG INGIN MEMISAHKAN DIRI DARI NKRI'.

Adanan menjelaskan setelah dilakukan klarifikasi oleh penyidik, GM mengakui telah memposting tulisan tersebut dengan menggunakan akun facebook Gerads Miagoni.

"Kami melakukan profiling pada akun Facebook yang bersangkutan. Hasilnya kami mengetahui posisi yang bersangkutan di rumahnya kawasan Pasir Dua, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura dilanjutkan penangkapan," kata Adanan.

Selain postingan penghinaan terhadap Jokowi, GM terpantau banyak melakukan kegiatan bersama kelompok masyarakat yang tergabung dalam organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Polisi menyebut GM pandai membuat konten di kanal Youtube.

"Tersangka dikenal sebagai salah satu mahasiswa yang terbilang cukup pintar. Dia pandai membuat konten kreatif youtube," ujar dia.

Saat ini, tersangka telah ditahan di rumah tahanan Mapolda Papua. Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti HP, sim card, akun facebook Fane Page dan hasil tangkapan layar postingan tersangka.

Tonton juga video Diduga Hina Jokowi soal Penanganan Corona, Pria Ini Diciduk Polisi:

(aud/aud)