Kemendagri dan Pemprov Sulsel Bahas Penanganan TBC di Tengah COVID-19

Abu Ubaidillah - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 11:57 WIB
Pemprov Sulsel
Foto: Pemprov Sulsel
Jakarta -

Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani mengikuti video conference yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang urgensi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan Tuberkulosis di Masa Pandemi COVID-19.

"Kegiatan ini didasari atas komitmen dari pemerintah terutama Presiden beserta seluruh jajarannya dalam melakukan eliminasi tuberkulosis, menuju Indonesia Bebas TB 2030, yang tentunya melalui respons multisektoral, tidak hanya pada sektor kesehatan, tapi juga pemerintah di pusat maupun di setiap provinsi dan kabupaten," ungkap Abdul Hayat dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum PP Adinkes, M. Subuh ini di Baruga Lounge Kantor Gubernur. Kegiatan ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi beserta Kepala Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Abdul Hayat yang mewakili Pemerintah Provinsi Sulsel menyatakan dukungannya serta akan turut berperan aktif dalam menanggulangi tuberkulosis.

"Pemerintah Provinsi Sulsel akan turut berperan dalam penanggulangan tuberkulosis, karena hal ini membutuhkan penanganan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dari lintas sektoral. Serta akan melakukan upaya melindungi masyarakat terdampak TBC di masa pandemi sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen pemerintah menuju Indonesia bebas TB 2030," terang Abdul Hayat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto memaparkan Strategi dan Protokol Pencegahan dan Pengendalian TBC di Masa Pandemi.

Dengan deskripsi konten meliputi Peta Jalan Eliminasi 2030, Rencana Strategis Nasional untuk Tuberkulosis 2020-2024, dampak COVID-19 pada capaian Program 2020, protokol pelayanan TBC, bagaimana sumber daya Pemerintah Daerah untuk mendukung penggunaan tes cepat molekuler untuk meningkatkan pelayanan TBC dan COVID-19 serta perlunya kepemimpinan dan komitmen Kepala Daerah untuk selalu melindungi masyarakat terdampak TBC di masa pandemi.

(mul/ega)