Pasar Malam Bermunculan di Masa PSBB, Ini Kata Satpol PP DKI 

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 10:51 WIB
Petugas memeriksa penumpang di dalam kendaraan yang melintas di Posko Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2020). PSBB diterapkan di Padang dan kabupaten/ kota lain di provinsi itu mulai Rabu (22/4/2020) hingga 5 Mei 2020 untuk menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dengan membatasi aktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker serta pembatasan jumlah penumpang kendaraan roda empat dan roda dua.
Ilustrasi (Iggoy el Fitra/Antara Foto)
Jakarta -

Pasar malam bermunculan di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta. Padahal saat ini masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait pandemi Corona (COVID-19) masih berlangsung.

Seperti dilihat detikcom di akun Instagram @jakarta.terkini, ada tiga titik pasar malam yang diunggah. Unggahan foto dan video yang memperlihatkan kerumunan di pasar malam itu disebut terjadi pada Selasa (19/5/2020) malam.

Ketiga tempat itu di antaranya ialah di wilayah Perkampungan Industri Kecil, Pulogadung, Jakarta Timur, lalu wilayah Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, dan Jalan Percetakan Negara ll Blok H, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Suasana di ketiga lokasi pasar malam itu tampak sangat ramai, warga berkerumun seolah tidak ada jarak. Terlihat juga kemacetan karena banyak pemotor yang lewat. Kios-kios pun berjejeran sepanjang jalan.

Dimintai konfirmasi detikcom, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya selama ini sudah melakukan penertiban terhadap pasar malam yang masih buka. Hanya saja menurutnya para pedagang pasar malam yang bandel dan tidak pernah kapok. Dia mengatakan pasar malam kerap berpindah-pindah tempat setiap harinya.

"Selama PSBB sudah ada beberapa (yang didisiplinkan), ya sudah kita lakukan penindakan, contohnya yang di Jiung, Kemayoran. Ada beberapa lagi, kalau di tempat itu kami belum tahu," kata Arifin ketika dimintai konfirmasi, Rabu (20/5/2020).

"Kita sangat berterima kasih dibantu teman-teman media yang menyampaikan informasi, karena kan selama ini kita main kucing-kucingan nih, jadi kita disiplinkan di titik A nanti besoknya dia pindah ke titik B, mereka itu ada semacam perkumpulannya, nanti di B di disiplin lagi pindah ke titik C," lanjut Arifin.

Dia meminta siapa pun warga yang melihat adanya pasar malam agar melaporkan ke Satpol PP di wilayahnya. Arifin mengatakan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap kegiatan yang menimbulkan keramaian.

"Sampaikan saja ke saya, di mana tempatnya nanti saya akan melakukan penindakan di situ," katanya.

Tonton juga video Hendak Dibubarkan, Pedagang Pasar Malam di Parepare Ngamuk:

(eva/hri)