FKM UI Sampaikan Syarat Agar Anies Bisa Cabut PSBB 4 Juni

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 06:34 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI menyebut kondisi Jakarta saat ini belum aman untuk pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta. Soalnya, beberapa hari terakhir, terjadi kenaikan kasus positif Corona (COVID-19).

"Jakarta mulai menunjukkan adanya penurunan kasus harian tapi di beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan kembali, jadi belum dalam posisi aman untuk melakukan pelonggaran PSBB. Kita harus evaluasi dalam 14 hari yang akan datang dan setelah itu baru kita dapat menilai apakah pelonggaran sudah dapat dilakukan," ucap epidemiolog dari FKM UI, Iwan Ariawan, saat dihubungi, Selasa (18/9/2020).

Iwan pun tidak bisa memastikan apakah Jakarta benar-benar bisa mencabut PSBB seperti ucapan Gubernur Anies Baswedan. Semuanya, tergantung dari perpanjangan 14 hari PSBB yang baru disampaikan oleh Anies.

"Kita belum bisa memutuskan, masih mesti tunggu hasil dari PSBB dalam 14 hari. Jika masyarakat menghendaki PSBB besok adalah PSBB terakhir, kita semua mesti melaksanakan PSBB dengan lebih baik," ucap Iwan.

FKM UI memberikan masukan dan analisanya kepada Anies. Termasuk memberikan hasil pemantauan, yang digunakan Anies dalam presentasi saat konferensi pers, Selasa (19/5).

"PSBB akan diteruskan atau dilonggarkan harus berdasarkan indikator yang jelas agar penyebaran COVID-19 tetap terkontrol dan tidak terjadi epidemi lagi. Tim FKM UI mengusulkan beberapa indikator pelonggaran atau pengurangan PSBB berdasarkan kondisi epidemi COVID-19, kesehatan masyarakat, dan kesiapan layanan kesehatan," ucap Iwan.

Tonton video 'PSBB DKI Diperpanjang, Anies: Bisa Jadi PSBB Penghabisan':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3