13 Mahasiswa UMI Makassar yang Tak Mudik Dapat Bantuan Kebutuhan Pokok

Ibnu Munsir - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 06:27 WIB
Mahasiswa UMI Makassar yang tidak mudik mendapat bansos Corona. (Ibnu Munsir/detikcom)
Mahasiswa UMI Makassar yang tidak mudik mendapat bansos Corona. (Ibnu Munsir/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 13 mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar masih bertahan dan menolak tidak mudik lebaran. Pilihan ini dilakukan mereka demi mencegah penyebaran COVID-19 Indonesia.

Para mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia seperti, Papua, Marauke Maluku Utara, Maluku, Berau Kalimantan Timur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Luwuk Banggai dan Palu Sulawesi Tengah, Bau Bau dan Buton Sulawesi Tenggara serta dari Sulawesi Selatan dijamin hidupnya oleh pihak kampus. Kampus UMI Makassar kembali menyalurkan paker sembako kepada para mahasiswanya agar tetap tinggal di Makassar"

"Malam ini, dipastikan 13 Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UMI tidak pulang kampung lebaran. 13 mahasiswa tersebut di serahkan bantuan tahap ketiga kebutuhan pokok," kata Dekan FTI, UMI Makassar, Zakir Sabara, Rabu (20/5/2020).

Zakir menjelaskan paket bantuan ini berasal dari Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) Sulsel dan AAS Fundation. Pada tahap pertama sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 58 paket telah disalurkan, sebagian mahasiswa memilih tetap berada di Makassar meski sebagian lainya telah berhasil pulang kekampung halamanya.

"Pada tahap kedua 37 paket, sebagian sebagian dari mahasiswa FTI UMI yang tinggal kos-kosan sudah meninggalkan Kota Makassar. Malam ini kami kunjungi satu per satu untuk memastikan kondisi mereka dan Insya Allah kebutuhan pokok mereka akan terpenuhi sampai bulan Juli yang akan datang," jelasnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2