Cara Agar Istiqamah Ibadah Usai Ramadhan

ADVERTISEMENT

Cara Agar Istiqamah Ibadah Usai Ramadhan

Niken Widya Yunita - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 01:08 WIB
Ustaz Abdul Somad
Foto: Niken Widya/Cara Agar Istiqamah Ibadah Usai Ramadhan
Jakarta -

Hikmah mengejar malam Lailatul Qadar yakni konsisten dalam beribadah. Namun usai Ramadhan kita tidak lagi bisa mengerjakan ibadah.

Padahal meraih pahala juga bisa dilakukan pada bulan lainnya.

Ustaz Abdul Somad memberikan cara agar kita tetap istiqamah dalam beribadah usai bulan Ramadhan:

1. Ikuti Sunah Rasulullah

Setelah bulan suci Ramadhan, kita dianjurkan puasa 6 hari di bulan Syawal. Tujuannya supaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai Ramadhan.

"Insyaallah pada hari Kamis (28 Mei) sudah mulai puasa sunah Syawal. Karena orang selesai Ramadhan seperti kuda lepas kandang, bawaannya melompat saja," ujar Ustaz Abdul Somad dalam acara Assalamualaikum detikers secara live streaming yang dipandu Pimred detikcom Alfito Deannova Ginting, Selasa (19/5/2020).

Bahkan Ustas Abdul Somad menyebutkan pahala orang yang berpuasa Syawal. "Barangsiapa puasa Ramadhan diiringi dengan puasa Syawal 1 tahun maka sama dengan puasa setahun," ucap Ustaz Abdul Somad.

2. Sering Lihat Orang Sakit

Cara istiqomah beribadah usai Ramadhan berikutnya yakni sering-sering melihat orang sakit. Sebab kita dapat tahu nikmatnya rasa sehat itu.

"Jadi tolong, tolong, mata jangan lihat ke atas, kalau ke atas kita tidak akan bersyukur. Tidak akan pernah merasa nikmat hidup ini selalu kurang. Kalau manusia punya lembah dari emas, dia akan minta lagi, minta lagi," ucap ustaz berusia 43 tahun itu.

Karena itu, Ustaz Abdul Somad meminta umat Muslim sering-sering melihat ke bawah. Misalnya datang ke panti asuhan atau panti jompo. Hal ini agar umat Muslim selalu bersyukur kepada Allah SWT.

3. Sering-sering Bertakziah

Ustaz Abdul Somad memberikan cara istiqamah beribadah usai Ramadhan yakni dengan sering bertakziah atau melihat orang yang sudah meninggal. Hal ini agar tidak sombong dan berintropeksi atas apa yang sudah dilakukan di dunia ini.

"Sering-sering lihat orang mati, buka penutup mukanya. Sunyi di tengah keramaian, itulah akhir kehidupan. Hidup ini seperti gas, remnya sakit dan mati," tutur Ustaz Abdul Somad.

(nwy/erd)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT