Anies 'Beri Kode' PSBB Terakhir 4 Juni, IDI: Baru Bisa Jika Kurva Melandai

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 03:46 WIB
Petugas memeriksa penumpang di dalam kendaraan yang melintas di Posko Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2020). PSBB diterapkan di Padang dan kabupaten/ kota lain di provinsi itu mulai Rabu (22/4/2020) hingga 5 Mei 2020 untuk menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dengan membatasi aktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker serta pembatasan jumlah penumpang kendaraan roda empat dan roda dua.
Ilustasi (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta akan berakhir pada 4 Juni jika warga disiplin untuk tetap di rumah. PB IDI berharap Pemprov DKI tidak serta merta melonggarkan PSBB apabila belum ada data yang menunjukkan pandemi sudah bisa dikendalikan.

"Pelonggaran kebijakan PSBB sebaiknya ditunda sampai ada hasil yang signifikan. Evaluasi terkait efektifitas dan dampak dari pelaksanaan PSBB di setiap wilayah menjadi dasar penetapan kelanjutan PSBB atau kebijakan lainnya," kata Humas IDI dr Halik Malik saat dihubungi, Selasa (19/5/2020).

"Dalam artian kurva pandemi sudah melandai atau wabah sudah bisa dikendalikan," imbuhnya.

Halik mengatakan, tidak mungkin begitu saja manusia bisa berdamai dengan Corona. Dia meminta agar mempersiapkan segala kemungkinan untuk memerangi COVID-19.

"Menurut saya tidak mungkin sekonyong-konyong kita bisa berdamai dengan virus corona, yang ada adalah bagaimana setiap orang mempersiapkan diri untuk perang panjang melawan COVID-19," katanya.

Halik menyebut saat ini penularan corona masih di bawah 1% dari total populasi. Sehingga pemerintah harus hati-hati jika ingin melakukan pelonggaran PSBB.

"Saat ini cakupan penemuan orang terinfeksi masih di bawah 1% dari total populasi, sehingga mesti hati-hati dalam pelonggaran. Dalam melihat data agar menggunakan alat analisis standar epidemiologis," katanya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2