Coba Masuk Jambi Lewat Laut, Belasan Warga Diminta Putar Balik ke Batam

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 18:15 WIB
Sejumlah warga diminta putar balik saat hendak masuk ke Jambi (Ferdi Almunanda-detikcom)
Sejumlah warga diminta putar balik saat hendak masuk ke Jambi. (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi -

Polisi meminta belasan penumpang kapal dari Batam, Kepulauan Riau, putar balik saat hendak masuk ke Jambi. Mereka disebut hendak masuk ke Jambi untuk mudik ke Sumatera Barat hingga Lampung.

"Penumpang kapal dari Batam ini tujuan mudiknya ada di Sumatera Barat, Lampung serta Jambi. Namun kita berhasil mencegah kepulangan mereka di pelabuhan. Dari 15 orang yang kita periksa cek kesehatannya, 1 orang kita persilakan pulang ke kampung halamannya di Sumatera Barat dengan lintasan dari Jambi. Hal itu lantaran orang tuanya meninggal dunia serta kondisi tubuhnya sehat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat dan 14 lainnya kita suruh putar balik," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Guntur mengatakan para penumpang kapal ini mudik dari jalur laut karena jarak yang lebih dekat antara Batam dan Jambi. Dia mengatakan para pemudik itu diminta putar balik demi mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Mereka juga masih nekat mudik. Tetapi tetap kita larang dan berikan pengertian. Kita melarang mereka pulang karena kita juga sayang dengan kondisi mereka serta keluarga mereka nantinya. Maka dari itu, kita terpaksa meminta mereka untuk putar balik lagi," ujar Guntur.

Para pemudik itu sempat mengikuti pemeriksaan kesehatan saat tiba di Pelabuhan Roro Tungkal, Jambi. Pemeriksaan dilakukan sesuai protokol pencegahan penyebaran virus Corona.

"Saat tiba di Pelabuhan Roro Tungkal Jambi. Para penumpang itu juga sempat kita periksa dan dicek kesehatannya. Hal itu bertujuan sesuai prosedur yang ada dalam mencegah penyebaran virus Corona," ucap Guntur.

Dia mengatakan polisi juga menyelidiki mengapa pihak kapal tetap mengangkut penumpang. Padahal, katanya, Kementerian Perhubungan telah melarang kapal untuk mengangkut penumpang.

"Kita akan dalam atas kasus ini. Kita akan tanyakan kenapa para penumpang masih diizinkan mudik serta diberikan tiket lagi semuanya. Padahal, berdasarkan Kemenhub, tidak diperbolehkan penumpang masuk via pelabuhan yang hanya diperbolehkan itu berupa sembako saja," ujarnya.

(haf/haf)