Pemprov Bengkulu Tes PCR Mandiri, Sampel Swab Didominasi Spesimen Nakes

Hery Supandi - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 21:03 WIB
Pegadang menjalani test swab PCR di Pasar Petojo Encek, Jakarta, Kamis (11/6/2020). Sebanyak 42 pedagang menjalani test swab pcr yang dilakukan oleh petugas kesehatan puskesmas kecamatan Gambir.
Foto: Agung Pambudhy
Bengkulu -

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu membuka posko rapid test dan polymerase chain reaction (PCR) dengan pengambilan sampel swab di Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Bengkulu. Pemeriksaan sampel swab didominasi spesimen tenaga kesehatan.

"Prioritas kita adalah masyarakat Bengkulu yang mempunyai tracking berkontak dengan orang yang konfirmasi positif COVID-19. Pemeriksaan ini gratis tanpa dipungut biaya. Masyarakat cukup datang dan mengisi data diri, kemudian silakan menunggu giliran untuk mendapatkan layanan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni pada Senin (18/5).

Khusus PCR, Labkesda telah melakukan uji coba dengan pengambilan swab pada hari ini dan mulai akan beroperasi maksimal mulai Selasa (19/5). Di hari pertama ini, sampel swab didominasi oleh tenaga kesehatan ataupun kerabat dan tetangga orang yang telah terkonfirmasi positif Corona.

Posko ini dibuka setiap hari, untuk pagi hari dari jam 09.00 WIB sampai 12.00 WIB. Kemudian dilanjutkan siang hari mulai jam 13.30 sampai 15.00 WIB.

"Untuk rapid test tiap harinya kami melakukan pengambilan 100 sampel, sedangkan swab rata-rata 50 sampel," terang Herwan.

Setelah melakukan uji coba hari ini, Herwan menegaskan pihaknya akan menugasi tim memeriksa sampel hingga ke kabupaten/kota.

"Bahkan kita bisa mengembangkan penyelidikan secara epidemiologi dengan pengambilan sampel secara random pada kelompok berpotensi penularan. Dengan demikian, nanti dapat dianalisa bagaimana kondisi riil kasus COVID-19 secara sesungguhnya di Provinsi Bengkulu," terang Herwan.

(aud/aud)