TKI yang Tiba di Bali Sebelum 22 Maret 2020 Didata Ulang untuk Rapid Test

Angga Riza - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 19:19 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra (dok. Istimewa)
Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra (dok. Istimewa)
Denpasar -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali mendata ulang seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang datang sebelum 22 Maret 2020. Pendataan bertujuan me-rapid test terkait Corona para TKI.

"Untuk PMI yang pulang sebelum tanggal 22 Maret 2020 didata ulang oleh Satgas Gotong Royong berbasis desa adat. Hasil pendataan ulang ini telah ditemukan 4.800 PMI yang telah pulang sebelum tanggal 22 Maret 2020. Sebagaimana kita ketahui, sebelum tanggal 22 Maret, saat itu kita belum melakukan rapid test karena rapid kit-nya juga belum ada," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra dalam video conference, Senin (18/5/2020).

"Maka dari itu, kepada PMI yang pulang sebelum 22 Maret telah dilakukan pendataan, dan juga saat ini sedang dipanggil untuk mengikuti rapid test," imbuh Made Indra.

Made Indra menjelaskan Pemprov Bali tak ingin 'kecolongan' bila ada TKI yang ternyata positif terjangkit virus Corona. "Ini tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua PMI yang pulang ini harus mengikuti rapid test, sehingga demikian tidak ada yang positif berada di tengah masyarakat kita," jelas Made Indra.

Selanjutnya
Halaman
1 2